BREAKING NEWS
Sabtu, 08 Agustus 2026

Mahasiswa USU Tewas Setelah Terperosok ke Jurang saat Mendaki Gunung Sibayak!

Redaksi - Senin, 09 September 2024 04:02 WIB
Mahasiswa USU Tewas Setelah Terperosok ke Jurang saat Mendaki Gunung Sibayak!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN –Seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Ronny Sahputra Sinurat, mengalami nasib tragis saat mendaki Gunung Sibayak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Ronny, yang baru berusia 20 tahun, tewas setelah terperosok ke dalam jurang sedalam 20 meter pada Sabtu (7/9) malam. Meski proses evakuasi dilakukan dengan segera, jasadnya baru berhasil diangkat pada Minggu (8/9) pagi.

Kepala Basarnas Medan, Mustari, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 23.20 WIB. Menyusul laporan tersebut, tim SAR segera menuju lokasi. “Proses evakuasi memakan waktu lebih dari tiga jam dikarenakan medan yang sangat sulit dijangkau dan kondisi gelap. Kami akhirnya berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 04.15 WIB,” ujar Mustari dalam keterangannya, Senin (9/9).

Menurut Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, kejadian tersebut berawal saat Ronny dan tujuh rekannya melakukan registrasi untuk mendaki Gunung Sibayak pada sore hari. Setelah memulai pendakian dan beristirahat sejenak, mereka melanjutkan perjalanan. Namun, Ronny tiba-tiba terjatuh ke dalam jurang kapur di sekitar area pendakian.

Penjaga posko pendakian menemukan Ronny sekitar pukul 22.00 WIB dan segera menghubungi pihak kepolisian dan Basarnas. “Ketika ditemukan, Ronny sudah meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepala,” jelas Eko.

Kepala Basarnas Medan, Mustari, menambahkan bahwa proses evakuasi yang berlangsung selama tiga jam lebih dipengaruhi oleh medan yang terjal dan gelapnya kondisi malam. “Kami bekerja keras untuk memastikan proses evakuasi berjalan dengan aman meski kondisi di lapangan sangat menantang,” katanya.

Saat ini, jasad Ronny telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. Pihak kepolisian dan Basarnas menghimbau kepada masyarakat, terutama para pendaki, untuk selalu memperhatikan keselamatan dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan pendakian.

“Kami sangat menyarankan agar para pendaki mematuhi semua aturan dan memastikan keselamatan mereka sendiri serta kelompoknya. Pendakian di malam hari atau dalam kondisi cuaca buruk sangat berisiko dan sebaiknya dihindari,” tambah Eko.

Kehilangan Ronny Sahputra Sinurat menjadi pengingat tragis tentang pentingnya keselamatan saat beraktivitas di alam terbuka. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pendakian dan alam terbuka.(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru