100 Ribu Jemaah Padati Monas, 7.643 Personel Gabungan Siaga Kawal Zikir Kebangsaan
JAKARTA Polda Metro Jaya mengerahkan 7.643 personel gabungan untuk pengamanan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka HUT ke81 Kem
NASIONAL
JAKARTA — Ketidakpastian global akibat memanasnya geopolitik dunia menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya terkait ketahanan pangan nasional.
Kementerian Koordinator Bidang Pangan menekankan pentingnya swasembada pangan sebagai benteng utama menghadapi krisis global yang bisa berdampak pada terganggunya pasokan pangan internasional.
Staf Ahli Bidang Transformasi Digital dan Hubungan Antar Lembaga Kemenko Pangan, Bara Krishna Hasibuan, menyoroti konflik Timur Tengah, termasuk agresi Israel terhadap Gaza dan meningkatnya ketegangan dengan Iran, sebagai pemicu gejolak global.
Selain itu, perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok turut menambah ketidakpastian yang mengancam rantai pasokan dunia.
"Kalau terjadi skenario terburuk seperti perang, setiap negara akan memprioritaskan kepentingan domestiknya, khususnya terkait pangan. Mereka akan mengutamakan rakyatnya sendiri," ujar Bara dalam forum Indonesia Connect by Liputan6 di SCTV Tower, Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Bara mengingatkan bahwa ketergantungan Indonesia pada impor beras dapat menjadi kelemahan jika krisis benar-benar terjadi.
Ia pun menceritakan pengalaman saat membantu proses negosiasi impor beras yang akhirnya gagal karena negara eksportir lebih memilih mengamankan pasokan untuk dalam negerinya.
"Saat itu kita butuh beras karena produksi dalam negeri turun. Sudah negosiasi, sudah lobi, tapi tetap ditolak karena mereka bilang harus utamakan kebutuhan rakyatnya dulu," ungkap Bara.
Situasi ini menjadi momentum untuk memperkuat kebijakan swasembada pangan.
Bara menilai, sudah saatnya Indonesia tidak lagi bergantung pada pasokan luar negeri untuk kebutuhan pangan pokok seperti beras.
Senada, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono juga menegaskan bahwa swasembada pangan adalah satu-satunya cara agar Indonesia tidak mudah diatur kepentingan asing.
Ia menyebut pandemi COVID-19 sebagai pelajaran penting, bahwa saat krisis terjadi, setiap negara akan menutup diri dan menjaga pasokan pangannya sendiri.
JAKARTA Polda Metro Jaya mengerahkan 7.643 personel gabungan untuk pengamanan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka HUT ke81 Kem
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah rumah eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kaw
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Semangat dan antusiasme terpancar jelas dari wajah warga Nagori Cingkes, Kecamatan Dolok Silou, Sumatera Utara, saat Pemerintah
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak para peserta BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan Tahun 2026 untuk menjunjung tingg
OLAHRAGA
BINJAI Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, menerima kunjungan pemain tim nasion
OLAHRAGA
JAKARTA Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali mengemuka. Pengamat politik Rocky Gerung memprediksi Presiden Prabowo Subianto akan m
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya telah mengalokasikan anggaran pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim gabungan dari Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan bersama Polsek Medan Kota menggerebek sebuah rumah yang dijadikan gudan
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tak pernah kehabisan daya pikat untuk urusan wisata alam. Salah satu kawasan yang menjadi iko
PARIWISATA
BINJAI Upaya memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis pangan lokal terus dilakukan. Pemerintah Kota Binjai
EKONOMI