Acara penanaman jagung serentak yang dilaksanakan di Desa Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (9/7). (foto: T.Jamaluddin)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
ACEH BESAR – Polda Aceh mengerahkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam rangka mendukung kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dukungan ini juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan kemandirian pangan di Indonesia.
Kapolda Aceh, Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko, dalam sambutannya pada acara penanaman jagung serentak yang dilaksanakan di Desa Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (9/7), mengungkapkan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk kelompok tani Palapa KM 66 yang merupakan salah satu dari 54 kelompok tani yang terlibat langsung.
"Sebagai bagian dari penanaman serentak, kami telah menyiapkan berbagai alat dan mesin pertanian untuk mendukung keberhasilan program ini. Totalnya ada 6 unit traktor roda empat, 23 unit handtraktor, 115 unit corn seeder, 46 unit pompa air, 56 unit alat pengukur tanah, dan 46 unit sprayer yang akan digunakan di seluruh titik lahan," jelas Dr. Achmad Kartiko.
Penanaman jagung ini menggunakan benih jenis Maxxi, yang merupakan benih unggulan dari Dinas Pertanian Aceh Besar.
Menurut Kapolda, benih tersebut telah terbukti adaptif terhadap kondisi cuaca Aceh dan mampu memberikan hasil yang optimal dengan tingkat pertumbuhan yang seragam.
Berdasarkan verifikasi lapangan bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), total lahan yang siap untuk ditanami jagung mencapai 141,7 hektar.
Lahan tersebut terdiri dari 41 hektar perhutanan sosial dan 100,7 hektar non-perhutanan sosial.
Penanaman akan dilakukan secara bertahap di 56 titik yang tersebar di wilayah polres/polresta jajaran Polda Aceh, dengan target panen mencapai 600 ton.
Dr. Achmad Kartiko menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada ketahanan pangan, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Aceh, sekaligus memperkuat stabilitas keamanan di daerah.
Ke depan, Polda Aceh juga berencana untuk menjalin kerja sama lebih lanjut dengan kementerian dan instansi terkait untuk menambah luas lahan yang dapat digunakan untuk pertanian.
"Kami juga akan berkoordinasi dengan KLHK, ATR/BPN, dan Pemerintah Daerah untuk memperluas lahan pertanian demi mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan pembangunan di Aceh," ujar Kapolda.
Dr. Achmad Kartiko juga mengajak semua pihak untuk mendukung dan memberikan arahan terkait persoalan struktural yang berkaitan dengan ketersediaan lahan agar program ini dapat berjalan dengan adil dan inklusif bagi seluruh masyarakat Aceh.*
Editor
: Adelia Syafitri
Polda Aceh Siapkan Ratusan Alat Pertanian untuk Dukung Ketahanan Pangan di Aceh