MERAUKE — Pemerintah terus menggenjot pembangunan Kawasan SwasembadaPangan, Energi, dan Air Nasional di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, sebagai bagian dari langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Proyek ambisius ini menargetkan pembukaan lahan persawahan seluas 1 juta hektare, dengan harapan menjadi lumbung pangan baru di kawasan timur Indonesia.Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas, menegaskan bahwa hingga saat ini sudah ada sekitar 481.000 hektare lahan yang telah melalui proses penataan ruang.
Pemerintah menargetkan percepatan perubahan tata ruang dan penyelesaian dokumen legal seperti Hak Guna Usaha (HGU) sebagai bagian dari percepatan realisasi kawasan strategis ini."Yang sudah ditata ruang tadi laporan Menhut [Menteri Kehutanan] 481.000 hektare. Targetnya nanti 1 juta hektare lebih," ujar Zulhas saat memberikan keterangan pers, Selasa (16/9/2025).
Zulhas menyampaikan bahwa percepatan pembangunan kawasan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) terkait penguatan ketahanan pangan nasional. Langkah ini juga sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam program stimulus ekonomi 8+4+5, yang menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja dan pengurangan ketergantungan pangan impor.
"Kawasan ini tidak hanya menjamin ketersediaan pangan, tapi juga membuka kesempatan kerja luas, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan menjadi fondasi penting bagi Indonesia yang berdaulat, kuat, dan sejahtera," tambah Zulhas.Untuk mempercepat pelaksanaan program, pemerintah telah melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga strategis.
Sejumlah pejabat tinggi yang terlibat dalam koordinasi ini antara lain:- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
- Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol- Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
- Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy- Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo
Zulhas menegaskan, semua proses administratif akan diselesaikan secara cepat agar tidak menghambat pelaksanaan di lapangan."Insya Allah semua perubahan tata ruang, surat-menyurat seperti HGU dan lain yang diperlukan kita akan selesaikan," ujarnya optimistis.
Pemerintah menilai, pembangunan kawasan swasembada pangan ini merupakan langkah konkret menuju kemandirian dan kedaulatan pangan. Dalam situasi global yang tidak pasti, Indonesia dituntut untuk tidak bergantung pada impor bahan pokok dari negara lain.
Dengan keberadaan kawasan ini, Merauke diharapkan mampu menjadi episentrum baru pertanian modern, sekaligus menciptakan ekosistem kerja dan usaha baru yang inklusif serta berkelanjutan.*(bb/a008)
Editor
:
Menuju Lumbung Pangan Timur Indonesia, Pemerintah Gaspol Bangun 1 Juta Hektare Sawah di Merauke!