Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDAR LAMPUNG— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan tengah memproses pembentukan Tim Fasilitasi Penyelesaian Konflik Agraria, sebagai tindak lanjut atas aspirasi ratusan petani yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) pada peringatan Hari Tani Nasional (HTN), 24 September 2025 lalu.
Dalam aksi tersebut, para petani mendesak pemerintah daerah segera membentuk tim khusus untuk menuntaskan berbagai konflik agraria yang masih berlarut di sejumlah wilayah Lampung.
Desakan itu pun mendapat respon positif dari Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang menyatakan komitmen pemerintah untuk menindaklanjutinya.Baca Juga:
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa pembentukan tim saat ini sudah dalam tahap finalisasi Surat Keputusan (SK) Gubernur, yang tengah disusun oleh Biro Otonomi Daerah (Otda).
"Pasca demo kemarin kami langsung menindaklanjuti dengan pembentukan tim fasilitasi penyelesaian konflik agraria. Saat ini Biro Otda sedang menyusun SK-nya," ujar Marindo saat ditemui di Kantor DPRD Lampung, Kamis (9/10/2025).
Ia menjelaskan, proses penyusunan SK dilakukan secara hati-hati dan melibatkan berbagai unsur, termasuk masyarakat serta kementerian terkait, agar sesuai dengan ketentuan hukum dan tata kelola pemerintahan.
"Penyusunan SK ini melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat. Kita juga berkonsultasi dengan pemerintah pusat — baik Kementerian Hukum dan HAM, Badan Pertanahan Nasional (BPN), maupun Kementerian Dalam Negeri — agar proses penerbitannya sesuai aturan," jelasnya.
Marindo menegaskan, pembentukan tim fasilitasi ini akan segera diumumkan ke publik setelah seluruh tahapan administratif selesai.
"Kalau sudah selesai, akan segera kita sampaikan. Kami juga akan melaporkan kepada Ibu Wakil Gubernur dan Bapak Gubernur. Saya tidak ingin ini berlarut-larut — bisa besok, bisa tiga hari lagi, tergantung prosesnya. Intinya kami bergerak secepat-cepatnya sesuai janji kami," tegasnya.
Langkah Pemprov Lampung ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan agraria yang telah lama terjadi di sejumlah daerah, serta memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial bagi petani.*
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN