Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan dukungan penuh terhadap program gubernur tersebut.
Ia menilai pembangunan RMU merupakan langkah nyata untuk menjaga ketahanan panganBali sekaligus meningkatkan daya saing produk pertanian lokal.
"Rice Milling Unit atau penyosohan padiBali masih kalah dengan penyosohan beras di Banyuwangi yang kualitasnya super premium. Karena itu, kita harus punya fasilitas modern agar hasil panen petani bisa diolah dengan kualitas tinggi," ujarnya.
Bupati Sanjaya juga menambahkan, sebanyak 300 perusahaan daerah (Perusda) di Bali siap membeli hasil pertanian dari Kabupaten Tabanan, mulai dari beras, sayuran, hingga telur, sebagai bentuk dukungan terhadap petani lokal.
Pembangunan RMU di Tabanan menjadi bagian dari visi besar Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan kemandirian pangan, sejalan dengan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, menjaga keseimbangan alam, manusia, dan budaya Bali secara berkelanjutan.
Dengan dukungan lintas pemerintah daerah dan perusahaan daerah, keberadaan RMU diharapkan mampu memperkuat rantai pasok pangan lokal, mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, serta meningkatkan pendapatan petaniBali.*