Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
JAKARTA – Keterbatasan air kerap menjadi tantangan utama bagi sektor pertanian di wilayah kering.
Namun, perkembangan teknologi irigasi pintar dan sensor kelembapan tanah kini menawarkan solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air tanpa mengorbankan produktivitas tanaman.
Sistem ini menggabungkan perangkat Internet of Things (IoT), sensor tanah, dan platform digital guna memastikan penyiraman dilakukan hanya ketika dibutuhkan.Baca Juga:
Dengan cara ini, air digunakan secara tepat sasaran, biaya operasional berkurang, dan kualitas hasil panen meningkat.
Cara Kerja Irigasi Pintar
Teknologi irigasi pintar bekerja dengan memanfaatkan sensor yang memantau kondisi lahan secara real time.
Sensor kelembapan tanah berfungsi mengukur kadar air dan suhu di dalam tanah, kemudian mengirimkan data tersebut ke sistem pengendali pusat untuk dianalisis otomatis.
Ketika kelembapan tanah turun di bawah ambang batas ideal, sistem akan secara otomatis mengaktifkan pompa air atau membuka katup irigasi.
Sebaliknya, jika tanah masih cukup lembap, penyiraman akan ditunda untuk menghindari pemborosan.
Proses ini berlangsung cepat dan efisien, memastikan setiap tanaman mendapatkan air sesuai kebutuhan.
"Pendekatan berbasis data seperti ini memungkinkan petani menjaga keseimbangan air secara presisi," ujar salah satu peneliti teknologi pertanian dari Balai Irigasi Cerdas Kementerian Pertanian (Kementan).
Sensor Kelembapan yang Kian Canggih
Sensor kelembapan modern kini memiliki akurasi tinggi dengan rentang pengukuran 0–100 persen serta waktu respons kurang dari satu detik.
Beberapa jenis sensor bahkan dilengkapi perlindungan IP68, menjadikannya tahan terhadap suhu ekstrem, kelembapan tinggi, dan paparan air di lapangan.
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN