BREAKING NEWS
Selasa, 31 Maret 2026

Petani Bawang Merah Sumut Protes Harga Anjlok, Tuntut Hentikan Impor Ilegal

Adam - Selasa, 31 Maret 2026 19:39 WIB
Petani Bawang Merah Sumut Protes Harga Anjlok, Tuntut Hentikan Impor Ilegal
Aliansi Petani Bawang Sumatera Utara (APBSU) menggelar aksi protes besar-besaran pada Senin (30/3/2026) di Gedung DPRD Sumut. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Petani bawang merah di Sumatera Utara menggelar aksi protes besar-besaran pada Senin (30/3/2026), menuntut pemerintah segera menghentikan peredaran bawang impor ilegal yang mereka klaim merusak harga pasar dan menghancurkan pendapatan mereka.

Aksi yang dimotori oleh Aliansi Petani Bawang Sumatera Utara (APBSU) ini melibatkan petani dari berbagai daerah penghasil bawang di Sumut, termasuk Tanah Karo.

Massa aksi memulai gerakan dari Kantor Gubernur Sumatera Utara, melanjutkan unjuk rasa ke Gedung DPRD Sumut, dan akhirnya menuju Mapolda Sumut untuk melaporkan dugaan praktik peredaran bawang impor ilegal.

Baca Juga:

Para petani menilai bahwa masuknya bawang dari negara-negara seperti India dan Thailand, tanpa pengawasan yang ketat, telah merusak harga pasar.

Mereka menduga, bawang impor tersebut beredar secara ilegal tanpa melalui mekanisme yang semestinya.

Koordinator aksi, Sutra Sembiring, mengungkapkan betapa memprihatinkannya kondisi petani saat ini.

"Harga bawang di tingkat petani sudah hancur. Bawang impor ilegal membuat hasil panen kami tidak ada nilainya," ujar Sutra dalam orasinya yang penuh emosi.

Akibat banjirnya pasokan bawang impor ilegal, harga bawang di pasar lokal terus merosot, bahkan hingga membuat harga jual di tingkat petani tidak lagi menguntungkan.

Pasokan yang melimpah dari luar negeri, yang diduga berasal dari India dan Thailand, menekan harga bawang yang diproduksi petani lokal.

Dalam aksinya, para petani menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain menghentikan peredaran bawang impor ilegal, menindak tegas para pelaku yang terlibat dalam jaringan impor ilegal, serta memberikan perlindungan nyata terhadap petani bawang lokal.

Di Gedung DPRD Sumut, perwakilan massa diterima oleh Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Sumut, Gusmayadi, SE.

Gusmayadi menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut dan mendorong digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan instansi terkait.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Tinjau Perbaikan Lapangan Kebun Bunga Medan, Fokus pada Kualitas Rumput dan Keamanan Pemain
Gubernur Bobby Nasution Tinjau Progres Pembangunan Stadion Teladan Medan untuk Piala AFF U-19: Rampung Mei 2026
Wakil Gubernur Aceh Sambut Kepulangan Juara AKSI Indosiar 2026 dan Kedatangan Cak Imin dengan Adat Aceh di Bandara SIM
Cegah Banjir, Pemko Medan Pertimbangkan Pembelian Lahan Dana Pensiun Bank Sumut untuk Kawasan Resapan Air
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Misi Perdamaian Dunia Tetap Lanjut
Harga Cabai Merah Anjlok Pascalibur Lebaran 2026, Pengamat Ekonomi Sumut Ungkap Tiga Penyebab Utama
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru