Prabowo Absen di Zikir Kebangsaan Monas, Menag Ungkap Alasan di Baliknya
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto batal menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas)
NASIONAL
LANGKAT - Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut Maulana Muttaqien, Sabtu (1/8/2026), secara resmi membuka Pendampingan Pelatihan Penanaman Cabai bagi para petani di Kabupaten Langkat, Sumut.
Program pelatihan penanaman cabai dampingan MPM PWM Sumut itu, berlangsung di sebuah lahan milik salah seorang peserta di Desa Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang, Langkat, Sumut.
Dalam pembukaan tersebut, hadir 15 orang petani sebagai peserta. Selain itu, hadir juga unsur pengurus MPM PWM Sumut seperti Sekretaris Abyadi Siregar, Mardian Habibi, Azrun Parinduri, Risvan Siraj dan Direktur Program Cholis. Kemudian Wakil Ketua PDM Langkat yang juga Korbid MPM Wahidin.Baca Juga:
Dalam kesempatan itu, Maulana menjelaskan, kegiatan pelatihan penanaman cabai ini merupakan program MPM PWM Sumut dalam rangka pemberdayaan masyarakat, khususnya para petani.
Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Langkat. Sementara tenaga instruktur/pelatih menghadirkan ahli dan praktisi pertanian yakni Saadi Syam, Budi dan Junaidi.
Maulana mengharap pelatihan penanaman cabai ini berjalan sukses hingga selesai, sehingga menghasilkan para petani yang berhasil dalam penanaman cabai, dengan produksi yang maksimal dan memuaskan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi para petani.
Maulana juga menjelaskan, keberhasilan kegiatan ini akan sangat menentukan program MPM PWM Sumut ke depan.
"Kita berharap program ini berkelanjutan dan bergulir hingga ke kabupaten/kota lain di Sumut. Pelatihan ini akan menjadi embrio pembentukan Komunitas Jamaah Tani Muhammadiyah (Jalamu) MPM PWM Sumut," kata Maulana.
12 Kali Pertemuan
Instruktur/tenaga ahli Saadi Syam, Junaidi dan Budi pada kesempatan ini menjelaskan secara teknis pelaksanan pelatihan penanaman cabai tersebut.
Pelatihan tersebut akan berlangsung selama 12 minggu dengan 12 kali pertemuan. Objek pelatihan adalah lahan salah seorang peserta. "Jadi, di lahan inilah kita belajar selama 12 minggu ke depan," jelas Saadi.
Saadi dan Budi berharap agar seluruh peserta benar-benar mengikuti program pelatihan ini dengan serius. "Manfaatkan pelatihan ini untuk bekajar," katanya.*
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto batal menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas)
NASIONAL
JAKARTA Youtuber sekaligus streamer Muhammad Jannah alias Bigmo dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan mengeksploitasi anak untuk ke
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan penerbangan perdana Wings Air rute Bandara Internasional Ku
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh mengajak masyarakat mengunjungi pameran foto jurnalistik bertajuk Prahara Pulau Emas yang
NASIONAL
KUPANG Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh kader dan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ag
POLITIK
LANGKAT Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut Maulana Muttaqien, Sabtu (1/8/2026), secara
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, menilai keberhasilan pemberantasan korupsi tidak semestinya diukur dari banyaknya pe
NASIONAL
JAKARTA Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dipadati ribuan jemaah yang menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan, Sabtu (
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi ancaman kekeringan yang berpotensi ter
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung Program Sekolah Rakyat melalui pembi
NASIONAL