BREAKING NEWS
Sabtu, 29 Agustus 2026

Mentan Amran Targetkan Produksi Gula Nasional 3 Juta Ton Tahun Ini: Tak Lagi Impor

Adelia Syafitri - Sabtu, 29 Agustus 2026 08:41 WIB
Mentan Amran Targetkan Produksi Gula Nasional 3 Juta Ton Tahun Ini: Tak Lagi Impor
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau perkebunan tebu milik Sugar Group Companies (SGC) di Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, Rabu, 26 Agustus 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LAMPUNG — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman optimistis produksi gula nasional dapat mencapai 3 juta ton pada 2026.

Pemerintah menargetkan peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan gula dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Optimisme itu disampaikan Amran setelah meninjau perkebunan tebu milik Sugar Group Companies (SGC) di Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, Rabu, 26 Agustus 2026.

Baca Juga:

"Kami lihat ini (perkebunan SGC), target produksi gula nasional mudah-mudahan tidak impor white sugar (gula putih). Ini menjadi target kita tahun ini," kata Amran saat diwawancarai awak media.

Menurut Amran, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan produksi gula nasional.

Salah satunya dengan mengoptimalkan lahan tebu rakyat atau plasma yang dinilai belum dikelola secara optimal.

"Caranya adalah mengoptimalkan plasma atau tebu rakyat yang tidak laik. Totalnya ada 86 persen yang tidak laik," ujarnya.

Amran mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Kementerian Pertanian untuk mengoptimalkan lahan tebu rakyat yang tidak terawat.

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan anggaran Rp1,7 triliun untuk mendukung upaya tersebut.

Anggaran itu akan digunakan untuk membongkar dan memperbaiki lahan-lahan tebu rakyat yang tidak produktif.

"Kami diberikan anggaran Rp1,7 triliun untuk membongkar plasma-plasma (tebu rakyat) ini. Kalau itu terjadi, insyaallah kebutuhan gula putih cukup, bahkan lebih," ungkapnya.

Amran juga menyatakan dukungannya terhadap Sugar Group Companies dan perusahaan gula nasional lainnya untuk meningkatkan produksi.

Menurut dia, pemerintah akan memberikan dukungan agar produktivitas perkebunan dan pabrik gula meningkat.

"Kita dukung semua pabrik gula di Indonesia. Kita support supaya produksinya tinggi. Tadi sudah membuka tebu baru, sekitar 30.000 hektare. Mudah-mudahan bisa capai target 100 ton per hektare," pungkasnya.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat produksi gula dalam negeri.

Selain meningkatkan produktivitas, pemerintah juga mendorong perluasan dan optimalisasi lahan tebu untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Tri Widarto mengatakan pemerintah menargetkan luas lahan perkebunan tebu di Lampung mencapai 97.970 hektare pada tahun depan.

Menurut Heru, peningkatan luas lahan tersebut diharapkan ikut mendorong produksi gula di Lampung.

"Asumsi target produksi gula sebanyak 480.053 ton. Tahun ini mudah-mudahan bisa mencapai 250.000 ton," ujarnya.

Pemerintah berharap peningkatan produktivitas lahan tebu rakyat dan dukungan terhadap industri gula nasional dapat memperkuat pasokan gula dalam negeri.

Dengan demikian, kebutuhan gula putih masyarakat diharapkan dapat dipenuhi dari produksi nasional.* (vo/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Raih Penghargaan Inovasi Pembangunan, Bobby Nasution: Ini Memang Tugas Kami Melayani Masyarakat
Pemprov Sumut Jadikan Organisasi Kepemudaan Mitra Strategis Pembangunan Daerah: Jadi Penggerak dan Pelopor Solusi
Biar Pemerintah Nggak Lemot Tangani Bencana! MK Resmi Pangkas Syarat Status Nasional, Korban Jadi Penentu Utama
Belajar dari Banjir Besar Tahun Lalu, Pemko Medan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan
KPK Kembali Usut Kasus Suap Langkat, Sekda Dicecar soal Administrasi Jabatan Bupati Syah Afandin
Bima Arya Sebut Kepala Daerah sebagai “Petarung”, Hadapi 5 Tantangan Berat Ini
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru