BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

JK Tenangkan Publik: Tarif Impor Trump Tak Perlu Dikhawatirkan, Dampaknya ke Indonesia Kecil

- Sabtu, 05 April 2025 12:43 WIB
JK Tenangkan Publik: Tarif Impor Trump Tak Perlu Dikhawatirkan, Dampaknya ke Indonesia Kecil
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -JK Tenangkan Publik: Tarif Impor Trump Tak Perlu Dikhawatirkan, Dampaknya ke Indonesia Kecil

Jakarta – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menyatakan bahwa kebijakan tarif impor yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak perlu membuat Indonesia panik.

Menurut JK, dampaknya terhadap ekspor Indonesia tidak signifikan.

Dalam keterangannya kepada media di kediamannya, Sabtu (5/4/2025), JK menjelaskan bahwa tarif impor sebesar 32 persen yang dikenakan kepada produk-produk tertentu dari Indonesia hanya berdampak kecil, sekitar 10 persen dari harga jual barang di AS.

"Misalnya harga ekspor sepatu kita ke AS itu 15–20 dolar AS, dan harga jual sepatu di sana bisa mencapai 50–70 dolar AS. Tarif 32 persen dari 20 dolar hanya 6,4 dolar AS, itu sekitar 10 persen dari harga jual.

Jadi tidak terlalu berat," terang JK.

?? Tarif Dibayar oleh Konsumen dan Pengusaha AS

JK juga menekankan bahwa tarif impor ini bukan ditanggung Indonesia, melainkan dibayar oleh pengusaha dan konsumen di AS sendiri.

Karena itu, ia mengimbau publik agar tidak menyikapinya secara berlebihan.

"Jangan terlalu khawatir seakan-akan mau kiamat dunia ini," tambahnya.

JK menilai kebijakan yang diambil oleh Presiden Trump lebih didorong oleh emosi politik dan strategi menjaga daya beli masyarakat AS, bukan semata-mata alasan ekonomi.

Ia menyebut, kebijakan ini juga merupakan bagian dari perang dagang dengan China yang sudah berlangsung lama.

"Ini isu politik untuk menjaga daya saing AS. Kita hanya kena efek sampingnya saja," ujar JK.

Indonesia Masih Bisa Negosiasi

JK juga menyebut tarif 32 persen tersebut masih bisa dinegosiasikan, mengingat Trump sendiri membuka ruang dialog.

"Angka-angka ini hanya tekanan awal. Sama seperti kalau Anda beli barang, nawar dulu dari harga tinggi. Trump sendiri bilang masih bisa dinego," katanya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengenaan tarif timbal balik terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Tarif tersebut diberlakukan karena defisit perdagangan AS terhadap Indonesia yang mencapai 14,34 miliar dolar AS pada tahun 2024.*

(km/n14)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru