Pertarungan Sengit di AMA AMA CUP, Sunday FC Tampil Heroik dengan Skor Imbang 0-0 Lawan GOR FC
PADANGSIDIMPUAN Laga sengit dalam turnamen AMA AMA CUP antara Sunday FC melawan GOR FC berakhir imbang 00, Jumat (13/2/2026) sore, di S
OLAHRAGA
MEDAN — Dalam diskusi politik bulanan yang digelar Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara (LHKP-PWMSU), Dr Warjio, dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Sumatera Utara (USU), memantik perbincangan serius mengenai arah dan masa depan politik Islam di Indonesia, khususnya dalam konteks transformasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Acara yang berlangsung di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Sisingamangaraja, Medan, ini juga menghadirkan Dr Faizal Riza, Dr Mujahiddin, dan Dr Amsal Nasution sebagai pembicara, dengan Dr Sahran Saputra sebagai moderator.
Kritik dan Harapan atas Transformasi PKS
Dalam paparannya, Dr Warjio menegaskan bahwa PKS sedang mengalami fase transformatif signifikan dari partai Islam bercorak fundamentalis menuju entitas yang lebih nasionalis-substansialis.
Ia menyebut, transformasi PKS bukan sekadar perubahan simbol. Tetapi upaya serius untuk menjawab tantangan zaman dan membangun kesadaran politik keindonesiaan yang lebih inklusif.
Menurut Warjio, perubahan ini ditandai oleh interpretasi ulang doktrin partai, penggunaan simbol-simbol nasional seperti Garuda Pancasila di markas DPP PKS, serta peluncuran logo dan mars baru yang tidak lagi mengedepankan simbol-simbol eksklusif Islamis. "Hal ini mencerminkan keinginan PKS untuk diterima lebih luas oleh publik Indonesia yang majemuk," tegasnya.
Namun, ia juga mengingatkan agar transformasi ini tidak berhenti pada level kosmetik. "Yang paling krusial adalah apakah perubahan ini menyentuh dimensi idiologis dan praksis kaderisasi secara mendalam," ujar Warjio. Ia menggarisbawahi pentingnya konsistensi antara doktrin Rahmatan Lil Alamin dan praksis politik yang menjunjung keadilan sosial.
Ketegangan Identitas dan Arah Ideologis
Dalam kajiannya, Warjio merujuk pada kerangka pemikiran Ikhwanul Muslimin yang sempat menjadi rujukan awal PKS, terutama dalam tahap-tahap dakwah politik (mihwar): tandzimi, sya'bi, muassasi, hingga daulah.
Namun, ia mencatat bahwa kini terjadi pergeseran penting di mana negara-bangsa (nation-state) telah diposisikan sebagai fase akhir, bukan sekadar transit menuju Khilafah.
Ia menilai bahwa ini mencerminkan kematangan politik dan penerimaan terhadap realitas geopolitik Indonesia. "Dengan mengadopsi Pancasila dan NKRI sebagai konsensus final, PKS menunjukkan adaptasi terhadap konteks lokal," jelas Warjio.
Suara Muhammadiyah: Politik sebagai Amal Shalih
PADANGSIDIMPUAN Laga sengit dalam turnamen AMA AMA CUP antara Sunday FC melawan GOR FC berakhir imbang 00, Jumat (13/2/2026) sore, di S
OLAHRAGA
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bekerja sama dengan Sucor Asset Management menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarak
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Kisruh terkait larangan pengambilan foto dan video oleh wartawan di areal PT AR kembali memuncak. Meskipun wartawan tel
POLITIK
SANUR, BALI Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, S.IP, MPA, didampingi Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Aceh Ruslan, S
PEMERINTAHAN
DENPASAR Untuk memastikan harga 14 bahan kebutuhan pokok penting (Bapoting) tetap stabil dan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesu
EKONOMI
GIANYAR Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K. meresmikan Satuan Polisi Pangan dan Gizi (SPPG) Polri Polres Gianyar yang berl
NASIONAL
BANDAR LAMPUNG Dugaan pungutan liar (pungli) dalam penerimaan honorer di Pemkot Bandar Lampung tahun 20242025 semakin mengemuka. Zulk
POLITIK
BANDA ACEH Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menyalurkan bantuan kurma
NASIONAL
BANDA ACEH Delegasi United Nations Department of Safety and Security (UNDSS) melakukan kunjungan kerja ke Polda Aceh pada Jumat, 13 Febr
NASIONAL
MEDAN Pimpinan Pusat (PP) ISARAH bersama Pimpinan Wilayah ISARAH Sumatera Utara memperkuat kolaborasi strategis dengan Universitas Al Wa
PENDIDIKAN