Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
BALI – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyampaikan kritik tajam terhadap kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini.
Dalam pidato penutupan Kongres ke-VI PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (2/8/2025), Megawati menyinggung secara langsung kasus yang menjerat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, yang baru saja mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.
"Pak Hasto hanya contoh soal saja. Hei para ahli hukum, ingatlah dengan Dewi Keadilan yang matanya tertutup. Tapi sekarang, seolah keadilan itu dipaksa tidak tegak lurus," ucap Megawati di hadapan ribuan kader PDIP.
Sorotan Terhadap KPK
Megawati mengaku kecewa melihat kondisi KPK yang dinilainya jauh dari semangat awal pendiriannya. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai sosok yang berperan membentuk lembaga antirasuah tersebut di masa pemerintahannya sebagai Presiden ke-5 RI.
"Saya maaf ya, kalau saya lihat KPK sekarang, sedihnya bukan main. Sayalah yang membuat namanya Komisi Pemberantasan Korupsi. Coba kalau sekarang modelnya begini, lalu bagaimana?" kata Megawati, dengan nada geram.
Ia mempertanyakan arah dan integritas lembaga penegak hukum itu, dan menilai bahwa kasus Hasto hingga perlu diselesaikan lewat jalur amnesti presiden menunjukkan adanya kegagalan dalam menegakkan keadilan yang sejati.
"Saya pernah jadi presiden, jadi saya tahu liku-likunya. Kan lucu ya? Kenapa sih kok KPK jadi begitu?" tambahnya.
Hasto Bebas, Megawati Terharu
Setelah menerima amnesti dari Presiden Prabowo Subianto, Hasto Kristiyanto dibebaskan dari Rutan KPK pada Jumat (1/8) malam. Ia langsung menuju Bali untuk menghadiri kongres PDIP. Kehadirannya di tengah-tengah forum partai disambut hangat, bahkan membuat Megawati terharu saat menyampaikan pidato.
"Saya tidak bisa berkata-kata. Saya tahu Hasto tidak bersalah," ujar Megawati sambil menahan air mata.
Megawati juga mengingatkan para kader untuk tidak takut menghadapi proses hukum selama tidak melakukan kesalahan. "Jangan takut kalau tidak bersalah. Tapi jangan juga sembarangan main kekuasaan."*
(j006)
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL