Tragedi Anak Krakatau dan Tanggung Jawab Negara Melindungi Jurnalis
Oleh Yakub F. IsmailDUKA nasional belum berakhir. Misteri hilangnya lima jurnalis bersama kru Speedboat Arupadhatu 1 sampai kini masih belu
OPINI
JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Ibas, menegaskan bahwa pihaknya siap untuk melakukan evaluasi terkait tunjangan anggota DPR RI, sebagai bentuk respon terhadap meningkatnya sorotan publik terhadap tunjangan tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Ibas setelah beberapa hari terakhir aksi demo besar-besaran yang berlangsung di sejumlah wilayah, salah satunya dipicu oleh isu tunjangan anggota DPR.
Ibas berharap, meskipun ada kritik keras dari masyarakat, proses penyampaian pendapat dan demonstrasi dapat dilakukan dengan cara yang baik dan tidak mengganggu ketertiban umum. Ia mengingatkan agar seluruh elemen, baik TNI-Polri maupun masyarakat, bekerja sama dalam menjaga situasi yang kondusif.
"Kita berharap demonstrasi atau penyampaian pendapat dilakukan dengan cara yang baik," kata Ibas, Sabtu (30/8/2025), yang juga menambahkan bahwa komunikasi antara DPR dan publik harus tetap terjaga.
Beberapa partai politik lain, seperti Fraksi Gerindra, PAN, PKS, NasDem, Golkar, dan PDIP, turut angkat bicara terkait evaluasi tunjangan DPR. Mereka sepakat untuk menanggapi isu ini secara serius dan terbuka. Sekretaris Fraksi Gerindra, Bambang Haryadi, menyatakan bahwa evaluasi tunjangan anggota dewan merupakan hal yang sah-sah saja dilakukan. "Kami di Fraksi Gerindra berpandangan bahwa evaluasi tunjangan DPR sah-sah saja dilakukan. Bila memang ada yang perlu disesuaikan, itu bagian dari komitmen kami menjaga kepercayaan publik," ujar Bambang.
Meningkatnya tuntutan publik terkait tunjangan anggota DPR yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi sosial-ekonomi masyarakat saat ini menjadi salah satu pemicu gelombang demo yang berlangsung beberapa hari terakhir. Sejumlah demonstran menilai bahwa tunjangan yang diterima anggota DPR jauh lebih besar dari yang seharusnya.*
Oleh Yakub F. IsmailDUKA nasional belum berakhir. Misteri hilangnya lima jurnalis bersama kru Speedboat Arupadhatu 1 sampai kini masih belu
OPINI
LANGKAT Ketua Persadaan Merga Silima (PMS) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP, bersama jajaran pengurus dan panitia pelantika
NASIONAL
MEDAN Ombudsman RI didesak mengambil langkah hukum dengan memidanakan seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang menghalanghal
PERISTIWA
JAKARTA Harga emas Antam pada Sabtu, 26 September 2026, kembali menguat. Harga emas batangan 1 gram yang dipasarkan melalui Logam Mulia
EKONOMI
JAKARTA Guru Besar Universitas Trisakti sekaligus pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansah, menyoroti pembahasan Rancangan Undang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Generasi yang tumbuh pada era 2000an tentu tidak asing dengan ponsel Nokia. Merek asal Finlandia tersebut pernah menjadi salah
SAINS DAN TEKNOLOGI
DAIRI Seorang anggota Polres Dairi, Aiptu Herbin Silaen, meninggal dunia saat menjalankan tugas membantu proses evakuasi korban kebakara
PERISTIWA
MINAHASA Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader partainya agar tidak menyalahgunakan uang negara. Ia bahkan
POLITIK
JAKARTA Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan duka cita atas meninggalnya Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau Guruh
NASIONAL
BANDA ACEH Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan dua pelajar berinisial FM, 13 tahun, dan RKF, 15 tahun. Keduanya
HUKUM DAN KRIMINAL