Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Namun, di balik perannya yang strategis, Teddy juga menuai sorotan karena dinilai membatasi akses komunikasi langsung dengan Presiden.
Meski begitu, menurut Hensa, langkah tersebut justru diperlukan untuk menjaga efektivitas dan fokus kerja kepala negara.
"Tidak mungkin Presiden menghadiri semua agenda atau bertemu semua pihak. Pemilihan kegiatan strategis itu penting agar Presiden tetap fokus dan prima dalam mengambil keputusan," ujarnya.
Lebih lanjut, Hensa menegaskan bahwa dalam sistem pemerintahan modern, tidak semua pihak bisa bertemu langsung dengan Presiden.
Karena itu, posisi seperti Seskab, Mensesneg Prasetyo Hadi, hingga tokoh politik seperti Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, berperan penting dalam menjembatani komunikasi lintas lembaga.
"Makanya ada Seskab, Mensesneg, dan tokoh seperti Pak Dasco untuk menjembatani komunikasi. Tidak semua pihak bisa langsung berkomunikasi dengan Presiden," tutur Hensa.
Ia juga menyoroti bahwa Teddy Indra Wijaya telah bekerja di bawah dua Presiden berbeda, yang menurutnya menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan terhadap kinerjanya di lingkaran Istana.
"Teddy sudah bekerja untuk dua Presiden berbeda dengan waktu yang cukup lama. Ini menunjukkan adanya kepercayaan terhadap kinerjanya, dan yang tahu kinerjanya bagus atau tidak ya Presidennya," pungkasnya.*
(tb/a008)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.