Kerugian Negara Rp2,1 Miliar, 3 Pejabat dan Rekanan Tersandung Dugaan Korupsi Proyek Torjam
PADANGSIDIMPUAN Polres Padangsidimpuan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Lanjutan Pembang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAWA BARAT— Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, meminta pemerintah pusat secara transparan mengumumkan daerah-daerah yang penyerapan belanja daerahnya masih kurang optimal.
Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi data dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebutkan adanya dana daerah yang menumpuk di perbankan mencapai Rp 234 triliun, tanpa menyebutkan daerah mana saja yang dimaksud.
Dedi, yang daerahnya baru-baru ini mendapat apresiasi sebagai salah satu daerah dengan penyerapan anggaran terbaik dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, menilai bahwa kondisi pengelolaan keuangan di setiap daerah sangat beragam.Baca Juga:
"Kita mengetahui bahwa daerah itu terdiri dari kabupaten, kota, dan provinsi. Di antara kabupaten, kota, dan provinsi yang jumlahnya sangat banyak ini, pasti ada yang bisa melakukan pengelolaan keuangan dengan baik, bisa membelanjakan keuangan daerahnya demi kepentingan masyarakat," ujar Dedi dalam video, Senin (20/10/2025).
Menurut Dedi, tidak sedikit daerah yang mengalami kesulitan dalam membelanjakan anggaran sehingga dana daerah justru tersimpan dalam bentuk deposito atau tabungan di bank daerah masing-masing.
"Nah tentunya ini adalah sebuah problem yang harus diungkap secara terbuka dan diumumkan kepada publik, sehingga tidak membangun opini seolah-olah semua daerah tidak mampu mengelola keuangan dengan baik," katanya.
Dedi menambahkan, ketidakjelasan data tersebut berpotensi merugikan daerah-daerah yang telah bekerja maksimal dalam pengelolaan anggaran. "Efeknya adalah, daerah yang bekerja baik bisa terkena dampak negatif, sehingga daya dukung fiskal mereka menurun dan berdampak buruk pada kinerja pembangunan," tambahnya.
Oleh karena itu, Dedi mengusulkan agar pemerintah pusat secara transparan menyebutkan secara spesifik daerah-daerah yang belum membelanjakan anggaran dengan optimal dan masih menyimpan dana besar di perbankan.
"Daripada menjadi spekulasi yang membangun opini negatif tentang kinerja pemerintah daerah secara keseluruhan, lebih baik diumumkan saja daerah mana saja yang belum mengelola anggarannya dengan baik," tegas Dedi.
Gubernur yang akrab disapa KDM ini menegaskan, langkah tersebut bukan hanya untuk transparansi, tetapi juga untuk menghormati dan memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang telah berkontribusi secara optimal dalam pengelolaan keuangan publik.*
(kp/M/006)
PADANGSIDIMPUAN Polres Padangsidimpuan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Lanjutan Pembang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan pihaknya telah mengaktifkan kembali ribuan penerima bantuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kabupaten Simalungun mencatat prestasi membanggakan di bidang kesehatan dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 1
KESEHATAN
SIMALUNGUN Warga Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, sempat dihebohkan oleh temuan bangkai satwa
NASIONAL
JAKARTA Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, menerima bantuan 1,2 juta PIN elearning dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (
PENDIDIKAN
TAPANULI SELATAN Profesionalisme wartawan menjadi fokus utama dalam memperkuat jurnalisme berkualitas. Di tengah derasnya arus informasi
NASIONAL
LUBUK PAKAM Seorang terdakwa kasus narkotika berhasil melarikan diri dari Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Selasa (27/1), memicu peng
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mencatat prestasi di bidang pelayanan kesehatan publik dengan pencapaian Universa
KESEHATAN
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 1/Medan kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui pro
NASIONAL
MEUREUDU Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Ira Marzuki, bersama Wakil Ketua Bhayangkari Sulawesi Selatan (Sulsel), Ny. Lina Nasri, meny
NASIONAL