BREAKING NEWS
Selasa, 03 Februari 2026

Indonesia Tandatangani ASEAN Treaty on Extradition, Perkuat Kerja Sama Hukum Regional

BITV Admin - Sabtu, 15 November 2025 12:11 WIB
Indonesia Tandatangani ASEAN Treaty on Extradition, Perkuat Kerja Sama Hukum Regional
Indonesia menegaskan komitmennya dalam pemberantasan kejahatan lintas negara ASEAN Treaty on Extradition pada ASEAN Law Ministers Meeting 13, Kamis (14/11/2025). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MANILA, FILIPINAIndonesia menegaskan komitmennya dalam pemberantasan kejahatan lintas negara setelah Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menandatangani ASEAN Treaty on Extradition pada ASEAN Law Ministers Meeting (ALAWMM) ke-13, Kamis (14/11/2025).

Kehadiran Supratman bersama delegasi Kementerian Hukum, Kementerian Luar Negeri, dan Kedutaan Besar Indonesia di Manila menandai momentum penting dalam penguatan kerja sama hukum antarnegara anggota ASEAN.

Setelah melalui proses negosiasi sejak 2021, traktat ini diharapkan menutup celah yang memungkinkan pelaku kejahatan lintas negara memanfaatkan wilayah ASEAN sebagai "safe haven".

Baca Juga:

"Instrumen hukum ini akan menghentikan ruang gerak para pelaku kejahatan sehingga wilayah ASEAN tidak lagi menjadi tempat aman bagi mereka," ujar Supratman.

Ia menegaskan, Indonesia akan mengawal proses ratifikasi traktat secara langsung.

Selain fokus pada ekstradisi, Indonesia juga menggalang dukungan keanggotaan pada Hague Conference on Private International Law (HCCH).

Langkah ini sejalan dengan Perpres Nomor 98 Tahun 2025 yang mengesahkan Statuta HCCH, membuka peluang Indonesia menjadi negara ASEAN ke-4 yang mengakses konvensi terkait perdata dan komersial.

Dalam pidatonya, Supratman menekankan, aksesi konvensi Convention on the Service Abroad of Judicial and Extrajudicial Documents in Civil and Commercial Matters akan mempermudah prosedur lalu lintas dokumen judicial antarnegara anggota ASEAN.

Dukungan diperoleh dari Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam, dengan target penyelesaian proses keanggotaan pada 2026.

Pertemuan ALAWMM ke-13 diawali oleh ASEAN Senior Law Officials Meeting (ASLOM) ke-24 pada 10–12 November 2025.

Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Widodo menegaskan kesiapan Indonesia untuk membahas technical working group mengenai transfer of sentenced persons, yang akan menjadi dasar penyusunan Rancangan Undang-Undang tentang pemindahan narapidana antarnegara.

"Komitmen Indonesia dalam technical working group akan memperkuat kerja sama hukum regional, termasuk dalam hal bantuan hukum timbal balik untuk kasus perdata dan komersial," ujar Widodo.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kerja Sama Militer RI–Yordania Makin Erat, Dukungan untuk Misi Kemanusiaan Jadi Sorotan
Sumatera Utara Jadi Pusat Latihan Timnas Bola Voli Putri Jelang SEA Games 2025
Timnas Indonesia U-22 Tantang Mali U-22 Malam Ini, Hamidou Makalou Berjanji Tampil Habis-habisan
Olimpiade Madrasah Indonesia 2025: Banten Jadi Tuan Rumah, Madrasah Raih Prestasi Gemilang di Sains dan Riset
ESDM Izinkan Freeport Aktifkan Lagi DMLZ dan Big Gossan, Audit Total Jadi Syarat Utama
IHSG Dibuka Menguat ke 8.378 Jelang Akhir Pekan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru