8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
SOLO — Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan alasan dirinya tidak memperlihatkan ijazahnya ke publik.
Pernyataan ini disampaikan Jokowi dalam wawancara eksklusif bersama Kompas TV, yang ditayangkan pada Selasa, 9 Desember 2025, di kediamannya di Solo, Jawa Tengah.
Jokowi menekankan tuduhan ijazah palsu yang diarahkan kepadanya sudah berlangsung selama empat tahun, dan menganggap adanya agenda politik besar dan dukungan orang berpengaruh di balik kasus tersebut.Baca Juga:
"Yang menuduh itu yang harus membuktikan. Lebih baik pembuktian dilakukan di pengadilan agar terlihat proses hukumnya adil," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Menurut Jokowi, pihak yang membuatkan ijazahnya sudah menyatakan keasliannya, namun tetap muncul keraguan dari sebagian pihak.
Ia menilai hal ini bagian dari manuver politik yang menargetkan reputasinya.
"Saya pastikan iya, ada agenda besar dan orang besar," tegas Jokowi, tanpa menyebut secara spesifik siapa yang dimaksud.
"Saya kira gampang ditebak, tidak perlu saya sampaikan."
Kasus tuduhan ijazah palsu ini mulai menyeruak sejak empat tahun lalu.
Pada April 2025, Jokowi melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya, setelah sejumlah pihak menuduh ijazahnya palsu.
Lima orang awal dilaporkan, yaitu Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, Tifauzia Tiasumma, Eggy Sudjana, dan Kurnia Tri Royani.
Kemudian, delapan orang resmi ditetapkan sebagai tersangka pada 7 November 2025, termasuk Eggi Sudjana, Roy Suryo, dan Rismon Sianipar.
Polda Metro Jaya kini tengah mempersiapkan Gelar Perkara Khusus (GPK) untuk kasus ijazah palsu Jokowi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan pelaksanaan GPK masih menunggu jadwal dari Bagian Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Polda Metro Jaya.
Selain itu, penyidik juga akan memeriksa lima tersangka klaster pertama, termasuk Eggi Sudjana dan Kurnia Tri Rohyani, dalam waktu dekat.
Kuasa hukum Roy Suryo cs., Ahmad Khozinudin, juga menyampaikan permohonan gelar perkara khusus telah diajukan kembali sebagai upaya memastikan proses penyidikan berjalan transparan dan sesuai prosedur hukum.
Jokowi menegaskan isu ijazah dan tuduhan pemakzulan terhadap putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, terkait erat dengan pihak-pihak berkekuatan politik.
Mantan Wali Kota Solo itu menilai tuduhan yang berlarut-larut menunjukkan ada dukungan politik besar untuk menurunkan citranya di mata publik.
"Kalau nafasnya panjang, kalau nggak ada yang mem-back up, nggak mungkin," kata Jokowi, menekankan bahwa kasus ini bukan sekadar masalah pribadi, melainkan strategi politik terselubung.*
(tb/ad)
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA