Meski sederhana, kegiatan ini sarat makna, menandai perjalanan panjang partai dalam menjaga keberlangsungan organisasi di tingkat daerah.
Rangkaian perayaan diawali dengan persembahyangan bersama di tempat suci Sekretariat DPC sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan Hanura hingga usia ke-19.
Ketua DPC Hanura Buleleng, I Wayan Teren, S.H., menekankan bahwa momen ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan saat penting untuk memperkuat soliditas kader dan mengevaluasi kinerja kepengurusan.
"Perayaan HUT ke-19 ini kami maknai sebagai ungkapan rasa syukur karena Hanura masih tetap eksis, sekaligus momentum memperkuat soliditas kader dan melakukan evaluasi kepengurusan," ujar Teren.
Ia menambahkan, "Soliditas organisasi harus terus dijaga. Pengurus di semua tingkatan harus bergerak bersama, satu arah, dan tetap membumi bersama masyarakat."
Selain kegiatan internal, HUT ke-19 ditandai dengan pemasangan bendera partai di sejumlah titik strategis Kota Singaraja sejak 4–10 Januari 2026.
Menurut Teren, keberadaan simbol partai di ruang publik menjadi pengingat bahwa Hanura tetap hadir dan bekerja di tengah masyarakat.
"Pemasangan bendera ini menjadi simbol semangat dan keberadaan Hanura di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa Hanura tetap dekat dan relevan," ujar Teren.
Peringatan ini sekaligus menjadi refleksi perjalanan panjang Hanura Buleleng.