BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Megawati Bandingkan Demokrasi Indonesia dengan “Senam Poco-Poco”, Apa Maknanya?

Raman Krisna - Minggu, 11 Januari 2026 14:30 WIB
Megawati Bandingkan Demokrasi Indonesia dengan “Senam Poco-Poco”, Apa Maknanya?
Konferensi pers kader muda PDIP di sela Rakernas PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1/2026). (foto: M. Irfan Al Amin/tirto.id)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sebaliknya, suara rakyat bisa tersingkir, dan praktik politik uang justru berpindah ke anggota DPRD.

"Kalau dalam Pilkada langsung saja muncul banyak kandidat bayangan, apalagi kalau kepala daerah dipilih DPRD. Money politic bisa bergeser, bukan hilang," ujarnya.

Kahfi menekankan, masalah utama bukan siapa yang memilih, melainkan perbaikan sistem agar integritas kepala daerah terjaga.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyebut partainya tengah mengkaji kemungkinan Pilkada lewat DPRD sebagai upaya menekan biaya politik.

"Sedang dikaji ya. Apakah kalau nanti ada alternatif kembali ke DPRD itu akan membuat biaya lebih murah atau tidak," kata Doli, Kamis (11/12/2025).

Meski demikian, Doli menegaskan, integritas kepala daerah tetap menjadi faktor utama dalam pemilihan, baik langsung maupun tidak langsung.

Kesimpulan: Wacana Pilkada lewat DPRD kembali menjadi perdebatan politik.

PDIP masih menunggu momen penutupan Rakernas untuk menyampaikan sikap resmi, sementara Golkar membuka opsi kajian sistem pemilihan.

Peneliti menekankan, penguatan demokrasi lokal dan hak rakyat tetap harus menjadi prioritas.*


(lp/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Disebut 'Anak Abah', Pandji Pragiwaksono Buka Suara soal Anies Baswedan Tak Dibahas di ‘Mens Rea’
Situasi Iran Kian Memanas, Trump Klaim AS “Siap Membantu” Demonstran Anti-Pemerintah
Kaesang Incar Jateng Jadi “Kandang Gajah”, Hasto: Pemilu Masih Panjang
PDIP Tunggu Masukan DPD Sebelum Tentukan Sikap Politik soal Pilkada Lewat DPRD
Soroti Pidato Megawati soal Politik Global dan Lingkungan Hidup, Rocky Gerung: Jernih, Tulus, dan Berani
Megawati: Undang-Undang dan Regulasi Beri 'Karpet Merah' Percepat Deforestasi dan Perampasan Tanah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru