BREAKING NEWS
Senin, 16 Februari 2026

Analis Komunikasi Politik Ungkap Keuntungan PDIP Jika Kembali Usung Megawati Maju Pilpres 2029: Prabowo Punya Lawan Sepadan

Adelia Syafitri - Senin, 16 Februari 2026 18:33 WIB
Analis Komunikasi Politik Ungkap Keuntungan PDIP Jika Kembali Usung Megawati Maju Pilpres 2029: Prabowo Punya Lawan Sepadan
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (foto: PDI Perjuangan Sumut/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai, PDI Perjuangan (PDIP) memiliki alasan strategis yang sangat kuat untuk kembali mengusung Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden pada Pilpres 2029.

Menurut Hendri, yang akrab disapa Hensa, langkah ini bukanlah kerugian bagi partai.

Justru, mengusung Megawati diyakini akan memperkuat soliditas internal PDIP di tengah persaingan politik yang kian sengit.

Baca Juga:

"Buat PDIP, mengusung Megawati sebagai capres sama sekali tidak merugikan, malah memberikan keuntungan besar bagi partai," ujar Hensa kepada wartawan, Senin (16/2/2026).

Hensa menekankan, memajukan figur lain seperti Puan Maharani, Ganjar Pranowo, atau Pramono Anung berisiko memicu intrik internal terkait suksesi kepemimpinan partai.

"Kalau figur lain yang dimajukan, selain menimbulkan berbagai intrik di internal PDIP karena potensi menggantikan Ibu Megawati sebagai Ketua Umum, soliditas partai belum tentu sekuat ketika Megawati sendiri yang maju," kata Hensa.

Selain menjaga soliditas, Hensa juga mengingatkan ancaman nyata dari Partai Gerindra dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.

Tanpa Megawati di kertas suara Pilpres, perolehan kursi PDIP di DPR berisiko menurun dan disalip Gerindra.

"Untuk menciptakan coattail effect yang optimal bagi PDIP, partai ini perlu mengusung Megawati. Tanpa Bu Mega, ada risiko kalah telak dari Gerindra di Pileg nanti, sehingga rekor hattrick kursi mereka bisa terputus," tegas Hensa.

Menurut Hensa, Gerindra berpotensi mencatatkan sejarah baru dalam perolehan kursi DPR, bahkan melebihi rekor PDIP pada 1999 yang mencapai 33 persen.

"Saya yakin angka 35 persen bukan hal mustahil bagi Gerindra. Agar perolehan kursi DPR tidak merosot tajam, Megawati harus dicalonkan," tambahnya.

Meski peluang Megawati menumbangkan Prabowo Subianto sebagai petahana masih terbuka tipis, kehadirannya tetap dianggap penting sebagai penyeimbang politik nasional.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jokowi Setuju Kembali ke UU KPK Lama, Publik Kritik “Cari Muka” hingga “Cuci Tangan”
Ketum Jokowi Mania Tantang Ketum Parpol: “Malulah Jadi Cawapres, Tarung Saja di Posisi Presiden”
Kapolri Listyo Sigit: Tunjukkan ke Dunia, Indonesia Ramah Investasi dan Buruh
Kapolri Persilakan Buruh Peserta BPJS Kesehatan Gunakan Layanan Faskes Polri di Seluruh Indonesia
Menjelang KTT BoP di AS, DPR Harap Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina
Prabowo Terbang ke Washington, Siap Bertemu Trump Bahas Tarif Dagang dan Penguatan Kerja Sama Strategis RI–AS
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru