BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Sidang Paripurna DPR: Puan Maharani Soroti Peran Strategis Indonesia di Kancah Internasional

Nurul - Kamis, 19 Februari 2026 13:49 WIB
Sidang Paripurna DPR: Puan Maharani Soroti Peran Strategis Indonesia di Kancah Internasional
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: Dok. berkas.dpr)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Dalam Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026, Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan posisi strategis Indonesia di kancah internasional, termasuk keikutsertaan dalam Board of Peace (BoP) terkait Gaza.

Rapat digelar di ruang paripurna DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (19/2/2026).

Dalam pidatonya, Puan menyampaikan bahwa DPR RI telah merespons berbagai isu strategis, mulai dari perekonomian, reformasi hukum, perlindungan sosial, hingga politik luar negeri yang berprinsip bebas aktif.

Baca Juga:

Ia menekankan pentingnya kerja sama antarnegara dalam menghadapi dinamika global, di mana stabilitas hanya dapat dicapai melalui diplomasi yang efektif dan berorientasi pada solusi damai.

"Pemerintah harus mengoptimalkan posisi strategis Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB maupun dalam Dewan Perdamaian untuk berkontribusi nyata terhadap penyelesaian krisis kemanusiaan di Gaza," tegas Puan.

Ia menegaskan diplomasi Indonesia harus berlandaskan prinsip kesetaraan kedaulatan negara dan hukum internasional.

Puan juga menyinggung diplomasi parlemen, di mana DPR memperkuat hubungan bilateral dengan sejumlah negara sahabat, seperti Korea Selatan, Jepang, Sudan, Kuwait, Iran, Kuba, Albania, Afrika Selatan, Aljazair, dan Amerika Serikat.

Ia menekankan DPR berperan aktif dalam mendukung politik luar negeri Indonesia, membangun kepercayaan antarnegara, serta mendorong dialog atas berbagai isu global.

Selain diplomasi, Puan menekankan penguatan kemandirian ekonomi, ketahanan pangan dan energi, serta penguatan UMKM dan perlindungan tenaga kerja.

Di bidang sosial, DPR fokus pada pendidikan, kesehatan, dan perlindungan kelompok rentan, sementara bidang politik diarahkan pada penegakan demokrasi, supremasi hukum, dan hak asasi manusia.

"Kehadiran Indonesia dalam ekosistem global harus menjadi peluang untuk memperkuat kedaulatan, kesejahteraan, dan martabat bangsa," tutup Puan.

Rapat paripurna ini turut dihadiri para Wakil Ketua DPR, antara lain Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurijal, Sufmi Dasco Ahmad, dan Sari Yuliati.*

(d/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dewan Perdamaian Trump: Ambisi Global atau Tandingan PBB?
Doakan Palestina, MUI Ajak Seluruh Imam Masjid Serukan Qunut Nazilah Selama Ramadan 1447 H
Trump Klaim Anggota Dewan Perdamaian Janjikan Rp 84 T untuk Rekonstruksi Gaza Pasca Konflik Israel-Hamas
TNI Targetkan 8.000 Prajurit Siap Dikirim ke Gaza pada Akhir Juni 2026, Tunggu Keputusan Presiden
Trump Marah! Presiden Israel Dituntut Beri Ampunan untuk Netanyahu
Investigasi Al Jazeera: Warga Palestina “Menguap Tanpa Jejak” Usai Serangan Israel
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru