Tangis Seorang Ibu: Putranya Ditahan di Kamboja, Mohon Bantuan Pemerintah
BINJAI Tangis Bardiah pecah saat menceritakan nasib putranya, Ardiansyah Putra (26), yang telah 47 hari mendekam di penjara Phnom Penh,
NASIONAL
BINJAI — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Binjai menggelar Diskusi Konsolidasi Demokrasi pada Rabu, 25 Februari 2026, dengan menghadirkan Ketua PA GMNI Kota Binjai, Muli S. Depari, sebagai narasumber.
Forum yang berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kota Binjai itu membahas tantangan demokrasi kontemporer dan penguatan kualitas Pemilu serta Pemilihan.
Diskusi dihadiri Anggota Bawaslu Kota Binjai, Fadil Azhar, beserta jajaran sekretariat. Pembahasan berlangsung dinamis dengan menyoroti esensi pemilu sebagai instrumen utama dalam sistem demokrasi konstitusional.Baca Juga:
Dalam pemaparannya, Muli menegaskan bahwa pemilu bukan sekadar mekanisme prosedural sirkulasi kekuasaan, melainkan sarana legitimasi politik yang menentukan kualitas representasi rakyat dalam struktur pemerintahan.
Ia mengingatkan, tanpa penanganan sistemik terhadap berbagai tantangan demokrasi, pemilu berpotensi kehilangan substansi sebagai arena adu gagasan dan bergeser menjadi kontestasi pragmatis yang berorientasi pada kekuasaan.
Ia menyoroti praktik politik uang sebagai ancaman serius bagi demokrasi substantif. Menurut dia, praktik tersebut tidak hanya mereduksi rasionalitas pemilih, tetapi juga menggeser orientasi demokrasi dari pertarungan gagasan menjadi transaksi kepentingan jangka pendek.
"Praktik tersebut merupakan bentuk penyimpangan yang berdampak destruktif terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu dan legitimasi pemerintahan," ujarnya.
Selain politik uang, Muli juga menyinggung bahaya politik identitas yang mengeksploitasi sentimen primordial berbasis agama, suku, maupun golongan.
Praktik tersebut dinilai berpotensi memecah kohesi sosial dan memicu polarisasi di tengah masyarakat. Ia mendorong kampanye edukatif yang melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran publik.
Fenomena politik dinasti turut menjadi sorotan. Dominasi relasi kekerabatan dalam proses kandidasi, kata dia, berpotensi mempersempit ruang kompetisi yang adil berbasis kapasitas dan integritas individu.
Ia juga mengingatkan potensi intervensi politik dalam bentuk mobilisasi atau penekanan terhadap masyarakat yang dapat mengganggu kebebasan memilih.
Menurutnya, praktik semacam itu berisiko menurunkan independensi warga dalam menentukan preferensi politik secara rasional.
BINJAI Tangis Bardiah pecah saat menceritakan nasib putranya, Ardiansyah Putra (26), yang telah 47 hari mendekam di penjara Phnom Penh,
NASIONAL
BINJAI Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Binjai menggelar Diskusi Konsolidasi Demokrasi pada Senin (23/2/2026) dengan menekan
POLITIK
STABAT, LANGKAT Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP, memimpin Tim II Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Langka
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pengerjaan Stadion Teladan harus selesai tepat waktu menjelang penetapan Kot
OLAHRAGA
DELI SERDANG Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menggerebek kamar mandi sebuah SPBU di Patumbak, Kabupaten Deli Ser
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M, meminta Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumate
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Polsek Hutaimbaru, Polres Padangsidimpuan, bersama Bhayangkari melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat, J
NASIONAL
DENPASAR Polda Bali bergerak cepat mengungkap kasus penculikan WNA asal Ukraina berinisial IK. Kabid Humas Kombes Ariasandy S.I.K. menya
HUKUM DAN KRIMINAL
TEBINGTINGGI Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya bersama Menteri Perdagangan RI Budi Santoso melepas ekspor 9 ton pisang kepok keling ke
EKONOMI
BINJAI Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, meresmikan Rumah Dinas Pendeta Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Klasis BinjaiLangkat di Jalan A
PEMERINTAHAN