Bedah Jejak Digital dan Hasil Autopsi Winda, Kompolnas Sebut Penyidikan Polrestabes Medan Solid
MEDAN Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa oleh Polrestabes Medan sejauh ini berja
PERISTIWA
PADANGSIDIMPUAN – Sejumlah petugas kebersihan pasar di Padangsidimpuan mengeluhkan belum menerima gaji selama dua bulan terakhir. Kondisi ini membuat sebagian dari mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Sedikitnya 15 petugas kebersihan yang bertugas di tiga pasar, yakni Pasar Sangkumpal Bonang, Pasar Saroha, dan Pasar Dalihan Natolu, dilaporkan belum menerima upah sejak dua bulan terakhir. Akibatnya, para petugas melakukan aksi mogok kerja sehingga sampah mulai menumpuk di sejumlah area pasar.
Informasi yang dihimpun menyebutkan keterlambatan pembayaran gaji tersebut diduga karena anggaran untuk para petugas tidak dimasukkan dalam APBD Pemerintah Kota Padangsidimpuan. Mereka juga disebut tidak tercatat sebagai tenaga honorer dalam basis data pemerintah daerah.Baca Juga:
Padahal, sebagian dari petugas kebersihan itu telah bekerja cukup lama di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Salah seorang petugas bahkan mengaku sudah tidak memiliki persediaan beras di rumah akibat belum menerima gaji.
Pengamat publik UF Hasibuan mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab atas pembayaran upah para petugas tersebut.
"Yang jadi masalah sekarang, siapa yang bertanggung jawab memberikan gaji mereka selama dua bulan ini jika anggarannya tidak ditampung di Disperindag," ujarnya.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Padangsidimpuan, Purnadi, menilai para petugas kebersihan tetap berhak menerima gaji karena mereka telah bekerja.
"Kami minta sebelum Hari Raya Idul Fitri mereka harus menerima gaji," katanya.
Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Rusydi Nasution, juga menegaskan bahwa setiap pekerja yang berada di bawah naungan pemerintah daerah wajib memperoleh upah.
"Mana bisa begitu. Petugas kebersihan memiliki spesifikasi pekerjaan tertentu dan ada dasar peraturannya. Kalau sudah bekerja, harus dibayar," ujarnya.
Rusydi meminta para petugas memastikan memiliki surat keputusan (SK), bukti kerja, atau absensi, serta mempertanyakan persoalan ini kepada bendahara dinas maupun Inspektorat.
MEDAN Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa oleh Polrestabes Medan sejauh ini berja
PERISTIWA
PEMATANGSIANTAR Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar menangkap pria berinisial IH (29) yang diduga terlibat peredaran narkotika je
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Sejumlah siswa di Kabupaten Nias Selatan harus menyeberangi sungai untuk pergi ke sekolah setiap hari. Kondisi itu membuat mer
PERISTIWA
MEDAN Pendapatan daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) telah mencapai Rp8,9 triliun hingga 22 September 2026. Realisasi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap pria berinisial H (41) yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu di K
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Perselisihan akibat berebut remot televisi di sebuah warung kopi di Medan Tuntungan berujung maut. Seorang pemuda berinisial LT (26)
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berkomitmen merawat enam bangunan cagar budaya yang berada di wila
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Polda Sumatera Utara telah menyelesaikan audit investigasi terkait kematian W (30), mantan istri polisi yang ditemukan tewas di Kota
PERISTIWA
MEDAN Polda Sumatera Utara menilai ekshumasi makam W (30), mantan istri seorang polisi yang meninggal akibat luka tembak, belum diperlukan.
PERISTIWA
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan pada Rabu (23/9/2026) terpantau berada dalam kategori Baik hingga Sedang. Kondisi tersebut berdasarkan p
KESEHATAN