Pemko Medan Raih Penghargaan BKN atas Pengelolaan Arsip ASN Terbaik di Regional VI
MEDAN Pemerintah Kota Medan kembali meraih prestasi dalam pengelolaan administrasi aparatur sipil negara (ASN). Kali ini, Badan Kepegawaia
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah terkait masalah komunikasi dengan masyarakat yang dianggap tidak efektif.
Menurutnya, meskipun banyak program baik yang dicanangkan oleh pemerintah, cara penyampaian yang tidak tepat membuat banyak kebijakan gagal dipahami atau diterima dengan baik oleh rakyat.
Kritik ini disampaikan oleh Jusuf Kalla saat menerima kunjungan dari para akademisi dan praktisi yang tergabung dalam kelompok Komunikolog Indonesia di kediamannya, pada Sabtu (14/3/2026).Baca Juga:
JK menyoroti adanya kesenjangan dalam komunikasi publik yang mengakibatkan kebijakan pemerintah tidak berjalan sebagaimana mestinya di lapangan.
"Komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat itu tidak nyambung. Sehingga banyak hal yang dilakukan pemerintah tidak berjalan dengan baik," ujarnya, dengan menekankan pentingnya perbaikan dalam aspek komunikasi agar kebijakan pemerintah dapat dipahami dan diterima oleh masyarakat luas.
Kritik Terhadap Komunikasi Internal Kabinet
Tidak hanya soal komunikasi eksternal dengan masyarakat, JK juga mengkritik kekacauan komunikasi di dalam kabinet.
Ia menyebutkan bahwa beberapa menteri seringkali mempertontonkan perbedaan pendapat secara terbuka, bahkan bertengkar di depan umum.
Hal ini, menurutnya, tidak hanya menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat, tetapi juga memperburuk citra pemerintahan.
"Menteri kadang bertengkar di depan umum. Ini menyebabkan sistem komunikasi kita menjadi masalah penting," tegasnya, menyoroti pentingnya keharmonisan internal dalam pemerintahan.
Kritik Sebagai Masukan Konstruktif
Jusuf Kalla menekankan bahwa kritik dari para pakar komunikasi harus dilihat sebagai masukan konstruktif untuk memperbaiki cara pemerintah berkomunikasi dengan rakyat.
Ia menegaskan bahwa tujuan pertemuan dengan para komunikolog bukanlah untuk melawan pemerintah, melainkan untuk membantu pemerintah agar kebijakan dan programnya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
"Pertemuan ini bukan untuk melawan pemerintah, tapi untuk memperbaiki cara pemerintah agar didengar rakyatnya," ujar JK.
Pertemuan dengan Komunikolog Indonesia
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah komunikolog terkemuka hadir, di antaranya Emrus Sihombing, Effendi Gazali, Hasrullah, Iwel Sastra, Usman Abdhali Watik, Nero Adriani, Suko Widodo, Prof. Soraya, Mosidik, Adriano Qalbi, Gun Gun Heryanto, Nani Nurani Muchsin, Jumadal Simamora, dan Marsefio Sevyone.
Mereka menyampaikan pandangan bahwa komunikasi publik yang lemah dapat menghambat efektivitas kebijakan pemerintah.*
(tm/dh)
MEDAN Pemerintah Kota Medan kembali meraih prestasi dalam pengelolaan administrasi aparatur sipil negara (ASN). Kali ini, Badan Kepegawaia
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Melalui Dinas Komunik
PEMERINTAHAN
NIAS UTARA Program sekolah gratis untuk jenjang SMA dan SMK yang diluncurkan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendapat
PENDIDIKAN
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menampilkan hasil riset terkait teknologi nuklir di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Men
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Destry Damayanti, Pejabat Gubernur Bank Indonesia, dipastikan masuk sebagai salah satu kandidat Calon Gubernur Bank Indonesia defi
POLITIK
MEDAN, 7 AGUSTUS 2026 PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM terus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjuta
EKONOMI
BATU BARA Polemik belum meratanya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumate
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pakar telematika dan politikus Roy Suryo angkat bicara mengenai penundaan sidang praperadilan keempat yang ia ajukan di Pengadilan
HUKUM DAN KRIMINAL
SINGAPURA Head to head Timnas Indonesia vs Singapura memperlihatkan dominasi Garuda dalam 59 pertemuan di semua ajang. Namun, catatan ters
OLAHRAGA
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah akhirnya mengenakan rompi pink tahanan Kejaksaan
HUKUM DAN KRIMINAL