BREAKING NEWS
Selasa, 24 Maret 2026

Mantan Sekretaris PAC PDIP Medan: DPC PDIP Medan Harus Evaluasi Kepemimpinan dan Gelar Konfercab Ulang

Raman Krisna - Selasa, 24 Maret 2026 22:26 WIB
Mantan Sekretaris PAC PDIP Medan: DPC PDIP Medan Harus Evaluasi Kepemimpinan dan Gelar Konfercab Ulang
Saman Kanu, mantan Sekretaris PAC PDIP Medan Polonia. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Saman Kanu, mantan Sekretaris PAC PDIP Medan Polonia, menyoroti ketidakpastian yang mengelilingi kepengurusan DPC PDIP Medan, khususnya setelah pelantikan Boydo Panjaitan dan Fuad Akbar sebagai sekretaris dan bendahara DPC Medan oleh Ketua DPD beberapa waktu lalu.

Menurut Saman, tidak adanya pengesahan SK Kepengurusan DPC PDIP Medan oleh DPP menjadi indikasi bahwa pelantikan tersebut tidak sah dan tidak diakui oleh partai.

"Saya melihat adanya peluang untuk konferensi cabang (Konfercab) ulang, terutama mengingat SK DPC yang tak kunjung turun. Ini menunjukkan bahwa pelantikan Boydo dan Fuad belum sah, dan itu memicu keresahan di kalangan kader," ujar Saman Kanu kepada wartawan di Medan, Selasa (24/3).

Baca Juga:

Saman juga menyampaikan keprihatinannya terhadap ketidaksolidan di tubuh DPC PDIP Medan yang dinilai tidak menjalankan roda organisasi dengan baik.

Ia menilai bahwa kepemimpinan DPC Medan saat ini lebih berfokus pada pengelolaan organisasi seperti perusahaan pribadi, ketimbang sebagai partai yang mengedepankan kebersamaan dan persatuan kader.

"Ketua terpilih seharusnya lebih mengakomodasi aspirasi kader dan mematuhi petunjuk DPP, salah satunya dengan menerima Robi Barus dan David Roni Ganda Sinaga dalam kepengurusan. Namun, apa yang terjadi adalah mereka sengaja diabaikan, dan ini adalah bentuk pembangkangan terhadap Ketua Umum Ibu Mega," ujar Saman.

Ia menambahkan bahwa ketidakmauan untuk bekerja sama dengan dua kader tersebut justru menciptakan perpecahan di tubuh partai dan merusak keharmonisan yang selama ini menjadi ciri khas PDIP.

Saman Kanu juga menekankan bahwa cara-cara yang digunakan oleh kepengurusan DPC PDIP Medan yang berorientasi pada pengelolaan partai seperti mengelola perusahaan harus dihentikan.

Ia menyarankan agar Konfercab Medan segera dilakukan untuk mengevaluasi kepemimpinan Hasyim sebagai Ketua DPC Medan dan mengembalikan PDIP Medan kepada prinsip-prinsip organisasi partai yang lebih demokratis dan inklusif.

"PDIP adalah partai yang dicintai oleh para kader dan simpatisan. Praktik mengurus DPC seperti PT atau perusahaan pribadi tidak boleh terjadi. Kami ingin agar partai ini kembali pada prinsip kebersamaan dan gotong royong," tambah Saman.

Ia pun mengungkapkan keyakinannya bahwa DPP PDIP kini menyadari adanya ketidakberesan di DPC PDIP Medan, dan itulah mengapa SK DPC Medan belum juga disahkan.

Saman optimistis bahwa setelah libur Idul Fitri, DPP akan segera menggelar Konfercab di Medan, yang juga melibatkan DPC PDIP Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Simalungun.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pengunjung Wanita Lompat dari Lantai Empat di Mall Medan, Polisi Pastikan Murni Tanpa Unsur Kekerasan
Dua Orang Tewas di Dalam Mobil yang Masih Menyala di Pidie Jaya, Diduga Keracunan Karbon Monoksida
Arus Balik Lebaran 2026: Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Alami Lonjakan Lalu Lintas Hingga 13,9%
Arus Balik Lebaran 1447 H di Sumut: Penumpang Kereta Api Tembus 11.732 di Stasiun Medan
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Gelar Halalbihalal, Rayakan Idulfitri 1447 H dengan Kebersamaan dan Sinergi Pemerintah
Rico Waas Hadirkan Kebahagiaan untuk Dhuafa di Idulfitri, Santunan dan Kebersamaan di Rumah Dinas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru