Pelantikan 104 Kepsek, Gubernur NTT Minta Fokus pada Peningkatan Mutu Pendidikan
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa kepala sekolah harus berperan sebagai pemimpin pembelaj
PENDIDIKAN
JAKARTA — Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono menyoroti gejolak harga energi global yang dipicu oleh ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Ia menilai fluktuasi harga minyak, gas, dan bahan bakar minyak (BBM) saat ini berdampak luas bagi berbagai negara, termasuk Indonesia.
Melalui akun media sosial X, SBY menyampaikan bahwa dirinya turut memantau perkembangan pasar energi dunia dari Singapura. Ia mencatat bahwa tekanan terhadap harga energi telah dirasakan secara global.Baca Juga:
"Dari Singapura saya ikut mengamati gejolak pasar global, utamanya harga minyak, gas dan BBM," tulisnya, Rabu, 25 Maret 2026.
Menurut SBY, sejumlah negara telah mengambil langkah untuk merespons dinamika tersebut. Ia menyebut negara-negara di Asia seperti Filipina dan Korea Selatan telah melakukan upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan harga energi.
Meski demikian, SBY menilai Indonesia tidak perlu bereaksi berlebihan. Ia menekankan pentingnya kesiapan pemerintah dalam merespons potensi dampak lanjutan dari gejolak global tersebut.
"Untuk Indonesia, kita tak perlu panik. Meskipun, langkah-langkah kita tidak boleh terlambat dan tidak tepat," ujarnya.
SBY juga mengingatkan pengalamannya saat menghadapi lonjakan harga minyak dunia pada periode 2004–2005, 2008, dan 2013 ketika dirinya menjabat sebagai presiden.
Kala itu, kenaikan harga energi memberikan tekanan terhadap fiskal negara, termasuk defisit anggaran dan inflasi.
Ia menyebut pemerintah saat itu mengambil sejumlah kebijakan, mulai dari penyesuaian subsidi hingga kampanye penghematan energi.
Kebijakan tersebut, meski menuai pro dan kontra, dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Dalam pandangannya, kebijakan yang tepat dan terukur menjadi kunci dalam menghadapi tekanan eksternal. SBY juga menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah yang tengah disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam merespons kondisi global saat ini.
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara stabilitas ekonomi, pengendalian inflasi, dan perlindungan terhadap masyarakat rentan.
"Yang sangat penting adalah tetap terlindunginya saudara-saudara kita kaum tak mampu," kata SBY.*
(d/dh)
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa kepala sekolah harus berperan sebagai pemimpin pembelaj
PENDIDIKAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membuka peluang penerapan kembali kebijakan One Day No Car bagi aparatur sipil negara (AS
PEMERINTAHAN
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kembali menangkap dua tersangka dalam pengembangan kasus jaringan narkotika yan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan bersama Tentara Nasional Indonesia menggelar rapat koordinasi untuk membahas penguatan penegakan hukum di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Indonesia saat ini tidak berada dalam kondisi darurat energi meskipun kete
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi wacana penerapan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam satu minggu yang
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tentara Nasional Indonesia menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap prajurit yang melanggar hukum maupun disiplin. San
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo melepas jabatannya sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI. Pengunduran diri te
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKRTA Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 20262031, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan sejumlah agenda prio
EKONOMI
NIAS UTARA Satu unit rumah berbahan papan di Desa Lolofaoso, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, ludes terbakar pada R
PERISTIWA