BREAKING NEWS
Jumat, 11 September 2026

Prabowo Bandingkan Sikap Demokrat Saat Kalah Politik: Tidak Caci Maki dan Bakar-bakar

Adelia Syafitri - Kamis, 10 September 2026 08:19 WIB
Prabowo Bandingkan Sikap Demokrat Saat Kalah Politik: Tidak Caci Maki dan Bakar-bakar
Presiden Prabowo Subianto bersalaman dengan Presiden ke-6 RI SBY dalam acara puncak HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2026. (foto: Ist?BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi dukungan Partai Demokrat terhadap dirinya sejak Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 hingga 2024.

Prabowo juga secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ikut turun langsung berkampanye untuk mendukungnya.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Baca Juga:

Prabowo mengatakan dukungan Demokrat diberikan karena terdapat kesamaan cita-cita dan prinsip dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

"Saya terima kasih atas dukungan Partai Demokrat sejak 2019, 2024 sampai Presiden SBY pun turun ke lapangan, turun bersama-sama berkampanye karena kita memang punya cita-cita dan prinsip yang sama," kata Prabowo.

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan dirinya dan SBY sama-sama pernah menjadi jenderal TNI.

Menurut dia, keduanya dibentuk sebagai bagian dari tentara rakyat yang sejak awal dididik untuk mengabdi kepada masyarakat.

"Bapak SBY pernah jadi jenderal, saya juga pernah. Tapi kita TNI yang diajarkan, yang dibesarkan, yang dibina sebagai tentara rakyat. Kita dididik dari kecil sebagai tentara rakyat yang berjuang untuk rakyat," ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa seorang tentara merupakan bagian dari rakyat.

Karena itu, menurut dia, ketika seseorang memilih melanjutkan pengabdian melalui jalur politik, perjuangan tersebut harus dilakukan melalui mekanisme demokrasi dan mandat rakyat.

"Kita justru menghayati bahwa tentara itu adalah milik rakyat. Dan kalau kita ingin terus berbakti, mengabdi di bidang politik, kita harus menjalankan politik itu melalui demokrasi," tutur Prabowo.

Prabowo kemudian menjadikan perjalanan politik SBY sebagai salah satu contoh pengabdian setelah pensiun dari TNI.

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PMPHI Curigai Ada Kesengajaan di Balik Keracunan MBG: "Ini Bukan Sekadar Makanan Basi"
Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun untuk Buka Rekening Gratis 200 Juta Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu
Wabup Zakiyuddin Tantang HKTI Jadi Garda Terdepan Dongkrak Kesejahteraan Petani Sumut
Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games, Minta Kapolri Percepat Pangkat Pelatih Berprestasi
Korban MBG Karo Amnesia dan Sempat Kejang, LBH Medan Desak Prabowo dan Sudaryono Stop Program
Target Emas Turun Jadi 4, Prabowo Bakar Semangat 281 Atlet Garuda Menuju Asian Games 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru