BREAKING NEWS
Sabtu, 24 Oktober 2026

Bahlil Jadi Menteri Paling Populer Versi IPO, Cak Imin dan Zulhas Menyusul

Raman Krisna - Sabtu, 24 Oktober 2026 14:58 WIB
Bahlil Jadi Menteri Paling Populer Versi IPO, Cak Imin dan Zulhas Menyusul
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (foto: Bahlil Lahadalia/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menempati posisi teratas sebagai menteri paling populer di Kabinet Merah Putih berdasarkan survei Indonesia Political Opinion (IPO).

Bahlil unggul dalam tingkat pengenalan publik maupun popularitas di sejumlah bidang yang diteliti.

Dalam pertanyaan mengenai nama-nama menteri yang diketahui masyarakat secara spontan (top of mind), Bahlil memperoleh skor 37,5 persen.

Baca Juga:

Ia berada di atas Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, yang meraih 34,1 persen.

Posisi berikutnya ditempati Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dengan skor 21,7 persen.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperoleh 16,5 persen.

Dalam pengukuran popularitas secara umum, Bahlil juga menempati posisi pertama dengan angka 70,4 persen.

Cak Imin berada di posisi berikutnya dengan 60,9 persen, sedangkan Zulkifli Hasan mencatat 48 persen.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa nama Bahlil relatif lebih dikenal masyarakat dibandingkan sejumlah menteri lain yang masuk dalam survei IPO.

Keunggulan Bahlil terlihat lebih besar ketika popularitas menteri dikelompokkan berdasarkan bidang tugasnya.

Di sektor ekonomi, tingkat popularitas Bahlil mencapai 77,4 persen.

Angka tersebut terpaut jauh dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang berada di posisi kedua dengan 23,5 persen.

Di bawah Airlangga, terdapat Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman dengan popularitas 14,8 persen.

Berikutnya, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono meraih 11 persen.

Adapun Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mencatat 8,4 persen, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani sebesar 6,5 persen, serta Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sebesar 5,7 persen.

Dari sisi penilaian terhadap kinerja di bidang ekonomi, Bahlil juga memperoleh angka tertinggi sebesar 31,1 persen.

Airlangga berada di posisi berikutnya dengan 4,5 persen, disusul Widiyanti Putri Wardhana sebesar 2 persen.

Meski demikian, angka popularitas dan penilaian kinerja merupakan dua indikator berbeda.

Tingginya popularitas menunjukkan seberapa dikenal seorang pejabat oleh responden, sedangkan penilaian kinerja berkaitan dengan pandangan responden terhadap pelaksanaan tugasnya.

Pada kelompok bidang politik dan keamanan, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjadi tokoh dengan popularitas tertinggi, yakni 28,5 persen.

Tito berada di atas Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang memperoleh 21,4 persen.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mencatat popularitas 16,9 persen.

Adapun di bidang hukum dan pemberantasan korupsi, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menempati posisi pertama dengan popularitas 15,5 persen.

Ia diikuti Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dengan 12,8 persen.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan berada di posisi berikutnya dengan 6 persen.

Sementara itu, pada kelompok bidang sosial dan kesejahteraan masyarakat, Cak Imin mencatat popularitas sebesar 61,5 persen.

Ia mengungguli Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang memperoleh 46 persen dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan 38,3 persen.

Di kelompok pembangunan manusia dan infrastruktur, AHY menempati posisi teratas dengan popularitas 64,5 persen.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir berada di urutan berikutnya dengan 42,9 persen.

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa tingkat pengenalan pejabat pemerintah berbeda-beda menurut bidang yang dinilai.

Bahlil menonjol dalam kelompok ekonomi, sedangkan sejumlah menteri lain memperoleh angka popularitas tinggi di bidang tugas masing-masing.

IPO menyelenggarakan survei untuk memotret opini masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Penelitian tersebut mencakup penilaian terhadap kinerja pemerintah, arah kebijakan, kepercayaan publik, serta dinamika politik nasional.

Survei dilakukan pada 12-20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden.

IPO menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar ±2,9 persen.

Dalam hasil surveinya, IPO menyatakan popularitas Bahlil menonjol dibandingkan sejumlah tokoh lain, dengan selisih yang besar.

Ketua Umum Partai Golkar itu dinilai memiliki tingkat pengenalan atau eksposur publik yang lebih tinggi dalam kelompok yang disurvei.

Namun, hasil survei popularitas tidak dengan sendirinya menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat secara keseluruhan terhadap pemerintah.

Angka tersebut perlu dibaca sesuai indikator yang digunakan dan konteks pertanyaan yang diajukan kepada responden.* (cn/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Survei IPO: 66 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo, Harga Sembako Masih Jadi PR
5 Daerah Penghasil Kopi Terkenal di Sumatera Utara, Ada yang Mendunia!
Kapal SPOB Nurfaiza 03 Diamankan, TNI AL dan Kementerian ESDM Selidiki Dugaan Pelanggaran Distribusi BBM
Buka Jalan Karier Internasional! Wamen P2MI Boyong Program Go Global ke Unmuha Aceh
Jalan Asahan Bakal Disulap Jadi Kawasan Heritage, Wali Kota Tanjungbalai Ajak Pengusaha Ikan Berkolaborasi
Wali Kota Tanjungbalai Terima Aliansi Cipayung Plus, Mahasiswa Soroti Janji Politik dan Pelayanan Publik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru