Depresi Berat Usai Dugaan Insiden Intimidasi oleh Dua Anggota DPRD TTU, dr. Icha Meninggal Dunia
KUPANG Keluarga almarhumah dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha menilai tekanan psikologis yang dialami dokter muda terse
PERISTIWA
bitvonline.com-Seiring dengan berkembangnya teknologi otomotif, mobil modern kini lebih banyak mengadopsi logam aluminium sebagai bahan baku pembuatan blok mesin. Hal ini berbeda dengan mobil-mobil zaman dulu yang menggunakan besi sebagai material utama.
Peralihan pemilihan bahan ini tentu tidak tanpa alasan, dan dalam diskusi mengenai kelebihan dan kekurangan antara kedua bahan ini, Mahfud, pemilik bengkel mobil GK Auto Service Gunung Kidul, memberikan pandangannya.
Mahfud menjelaskan bahwa mesin berbahan aluminium lebih sesuai dengan tuntutan pasar mobil modern yang mengutamakan efisiensi bahan bakar dan performa yang lebih baik tanpa perlu pemanasan terlebih dahulu.
"Melihat dari tujuannya, mesin berbahan aluminium lebih mengejar tuntutan pasar, yakni mobil hemat BBM, tak perlu dipanasi sebelum digunakan, itu berbeda dengan mobil zaman dulu yang masih pakai mesin berbahan besi," ucap Mahfud.
Salah satu keuntungan utama dari mesin berbahan aluminium adalah bobotnya yang lebih ringan dibandingkan besi. Hal ini membantu mengurangi bobot keseluruhan kendaraan, sehingga mesin tidak perlu bekerja terlalu keras.
"Dengan bobot yang lebih ringan, mesin tidak perlu bekerja terlalu keras, sehingga konsumsi BBM lebih efisien, dampaknya, mobil lebih irit bahan bakar, akselerasi lebih baik," lanjut Mahfud.
Aluminium juga memiliki konduktivitas termal yang lebih tinggi daripada besi, yang memungkinkan mesin lebih cepat mencapai suhu kerja dan membuang panas lebih cepat, menjaga kestabilan suhu mesin.
Namun, Mahfud mengingatkan bahwa aluminium lebih rentan terhadap pemuaian akibat suhu tinggi. Jika tidak dirawat dengan baik, mesin berbahan aluminium bisa mengalami keausan lebih cepat.
Di sisi lain, Mahfud juga menyebutkan bahwa aluminium tidak sekuat besi dalam menahan benturan atau tekanan tinggi. Hal ini membuat blok mesin berbahan aluminium lebih mudah retak dan pecah dalam kondisi ekstrem.
"Mesin aluminium cocok untuk mobil modern yang mengutamakan efisiensi bahan bakar, emisi rendah, dan bobot ringan, sementara mesin besi lebih cocok untuk kendaraan berat, karena lebih kuat dan tahan lama," tutup Mahfud.
Dengan pertimbangan tersebut, pilihan bahan mesin tentu tergantung pada jenis kendaraan dan kebutuhan pengemudi, apakah mengutamakan efisiensi atau kekuatan dan ketahanan.
(km/n14)
KUPANG Keluarga almarhumah dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha menilai tekanan psikologis yang dialami dokter muda terse
PERISTIWA
TANGERANG Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi fasilitas produksi motor listrik United EMotor Plant 3 d
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat (26/6/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indones
EKONOMI
MEDAN Polrestabes Medan masih menyelidiki laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dilayangkan seorang warga bernama Robin Silalah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta agar pendidikan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) teta
NASIONAL
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengimbau masyarakat agar lebih berhatihati saat menggunakan media sos
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Hasil survei nasional Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia) menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presi
POLITIK
BANDAR LAMPUNG Sekitar seratus orang yang tergabung dalam Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML) menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Tu
PERISTIWA
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menerima audiensi sekaligus kunjungan silaturahmi Dewan Pengurus Daera
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke40 Provinsi Sumat
PEMERINTAHAN