
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalMEDAN -Toxic masculinity atau maskulinitas toksik merupakan serangkaian perilaku dan keyakinan yang berakar dari norma gender laki-laki tradisional, namun dibawa secara ekstrem.
Laki-laki seringkali dituntut untuk selalu kuat secara fisik dan emosional, serta tidak boleh menampilkan kerentanan, seperti menangis atau meminta bantuan.
Konsep ini berdampak negatif tidak hanya bagi laki-laki, tetapi juga lingkungan sosial mereka. Namun, ada cara-cara untuk menghadapi dan melawan toxic masculinity.
Berikut 5 cara menghadapi toxic masculinity, dikutip dari PsychCentral dan Anxiety & Depression Association of America:
1. Lawan Pemahaman yang Salah
Menantang norma yang sudah dianggap wajar bisa jadi sulit, namun penting dilakukan. Jika ada teman laki-laki yang enggan pergi ke psikolog karena takut dianggap lemah, cobalah membuka percakapan yang empatik dan mendukung.
2. Dukung Korban Maskulinitas Toksik
Toxic masculinity kerap berdampak pada perempuan dan kelompok rentan lainnya, lewat perundungan, kekerasan, atau diskriminasi. Memberikan dukungan kepada korban sangat penting dalam memutus rantai dampak negatif ini.
3. Terima dan Tawarkan Bantuan
Menolak bantuan karena takut terlihat lemah adalah persepsi yang membahayakan. Laki-laki berhak mendapatkan dukungan mental, emosional, dan sosial. Terbukalah terhadap bantuan dan jangan ragu juga untuk membantu sesama.
4. Fokus pada Diri Sendiri
Tak perlu memaksakan orang lain untuk sesuai dengan norma maskulin yang sempit. Biarkan laki-laki menjadi dirinya sendiri, dan fokuslah mengembangkan karakter serta nilai-nilai positif dalam diri.
5. Ekspresikan Emosi Secara Sehat
Selain marah, laki-laki juga boleh merasa cemas, sedih, atau takut. Belajar mengekspresikan perasaan kepada orang yang dipercaya akan membawa dampak baik pada kesehatan mental dan hubungan interpersonal.
Dengan memahami dan mempraktikkan kelima langkah ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan manusiawi bagi semua gender.*
(km/j006)
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalJAKARTA Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait kondisi politik nasional terkini. Ia m
NasionalTAPSEL Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencuat ke publik. Seorang ayah, Adil Syahputra B
Hukum dan KriminalJAKARTA Dalam langkah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumla
NasionalJAKARTA Arus lalu lintas di kawasan Polda Metro Jaya, yang meliputi Jalan Gatot Soebroto hingga Sudirman, Jakarta Selatan, terpantau kemba
NasionalJAKARTA Meskipun fitur live dihentikan, pengguna TikTok masih dapat mengakses konten lainnya seperti video pendek yang tetap bisa diunggah
Sains & TeknologiCIKARANG Akhmad Munir, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan
NasionalJAKARTA Netizen yang mengunggah foto tersebut menyebut Eko sedang berkeliling membeli barang palsu di China menggunakan uang pajak rakyat
NasionalACEH UTARA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Korem 011/Lilawangsa untuk pertama kalin
NasionalJAKARTA Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa fraksinya menyetujui penghentian tunjangan anggota
Politik