Rico Waas Kukuhkan Mantan Pemain PSMS: Saatnya Legenda Bangkitkan Sepak Bola Medan
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
JAKARTA — Masalah rem blong masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan fatal di jalan raya Indonesia.
Kondisi ini menjadi momok menakutkan bagi pengendara, terutama saat melintasi jalur menurun atau ketika berkendara dengan kecepatan tinggi.
Perwakilan Bendix Indonesia, Rahmat Dwinata, menyebut bahwa salah satu penyebab umum rem blong adalah kampas rem yang terlalu panas karena penggunaan terus-menerus tanpa jeda.
"Rem blong terjadi karena kampas rem itu bisa jadi panas, akibat terus-menerus digunakan tanpa jeda," kata Rahmat , Selasa (29/7/2025).
Apa Itu Rem Blong dan Mengapa Sangat Berbahaya?
Rem blong merupakan kondisi di mana sistem pengereman kendaraan gagal berfungsi sebagaimana mestinya. Dalam situasi ini, pengemudi tidak dapat mengendalikan kecepatan kendaraan secara efektif, sehingga sangat rentan menimbulkan kecelakaan, khususnya di jalanan menurun, bergelombang, atau padat kendaraan.
Penyebab Umum Terjadinya Rem Blong
Kegagalan Mekanis
Komponen rem yang rusak atau aus, seperti kampas habis, cakram retak, hingga selang rem bocor, membuat sistem pengereman tidak optimal.
Kehabisan Minyak Rem
Minyak rem sangat penting dalam proses pengereman. Jika volumenya habis atau bocor, tekanan dari pedal tidak akan sampai ke roda.
Overheat pada Sistem Rem
Penggunaan rem yang terus-menerus saat menuruni bukit tanpa henti bisa memicu panas berlebih, menyebabkan efektivitas rem menurun drastis bahkan gagal total.
Faktor Manusia Sama Pentingnya
Tak hanya masalah teknis, kesalahan perilaku pengemudi juga sering kali menjadi pemicu rem blong. Salah satu kebiasaan berbahaya adalah mematikan mesin di jalan menurun untuk menghemat bahan bakar. Padahal, ini bisa menyebabkan rem angin kehilangan tekanan dan akhirnya gagal bekerja.
Selain itu, minimnya pemeriksaan rutin terhadap sistem rem sebelum berkendara membuat potensi rem blong semakin besar.
Pesan untuk Pengendara: Jangan Abaikan Sistem Rem
Masalah rem bukanlah hal sepele. Kombinasi antara kerusakan teknis dan kelalaian manusia bisa berujung pada tragedi. Maka dari itu, penting bagi pengendara untuk:
Melakukan pemeriksaan rutin sistem pengereman, termasuk kampas dan minyak rem.
Menghindari pengereman terus-menerus di jalan menurun — gunakan teknik engine brake.
Tidak mengabaikan gejala seperti bunyi aneh, pedal rem terasa dalam, atau getaran saat pengereman.
Dengan langkah preventif yang tepat, risiko rem blong bisa diminimalisir, dan keselamatan berkendara lebih terjamin.*
(bs/j006)
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memuji kemandirian dan kekuatan Aisyiyah Kota Medan saat menghadiri Milad ke109 sekaligu
POLITIK
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Partai Amanat Nasional PAN ikut mendorong lebih banyak progra
POLITIK
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI