BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

2,5 Miliar Pengguna Gmail Terancam Serangan Phishing, Ini Langkah Pencegahannya!

Raman Krisna - Sabtu, 30 Agustus 2025 10:51 WIB
2,5 Miliar Pengguna Gmail Terancam Serangan Phishing, Ini Langkah Pencegahannya!
Ilustrasi. (foto: Shutterstocks)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN (BITV) – Sekitar 2,5 miliar pengguna layanan Gmail dan Google Cloud kini tengah berada dalam situasi rentan, usai muncul laporan bahwa kelompok peretas internasional ShinyHunters berhasil menyusup ke sistem basis data Salesforce yang digunakan oleh Google.

Insiden ini pertama kali mencuat setelah sejumlah pengguna Reddit mengaku dihubungi langsung oleh pihak Google mengenai potensi pelanggaran keamanan data.

Meskipun belum seluruhnya terkonfirmasi secara menyeluruh, dugaan kuat mengarah pada upaya pengambilalihan akun Gmail secara ilegal melalui skema phishing canggih.

Baca Juga:

Metode Serangan: Reset Password dan Dangling Buckets

Laporan dari Forbes dan PC World menyebutkan bahwa para peretas memanfaatkan metode yang disebut dangling buckets, teknik yang mengeksploitasi alamat akses cloud yang tidak lagi digunakan untuk mencuri data atau menyebarkan malware di platform Google Cloud.

Baca Juga:

Selain itu, pelaku juga dilaporkan berupaya mengambil alih akun pengguna dengan memicu proses reset sandi, lalu mencegat kata sandi baru untuk mengunci pemilik asli dari akunnya.

Google telah mengonfirmasi adanya pelanggaran data, meski menegaskan bahwa kata sandi pengguna tidak bocor.

Namun, perusahaan menyebut sejumlah nama pelanggan dan nama perusahaan memang terekspos dalam insiden tersebut.

Potensi Dampak Global

Kejadian ini disebut sebagai salah satu insiden keamanan siber terbesar yang berpotensi memengaruhi hingga 2,4 miliar pengguna aktif Gmail dan Google Cloud di seluruh dunia.

Meskipun skala dampaknya masih dalam penyelidikan, para ahli menyarankan agar pengguna segera meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk komunikasi mencurigakan yang mengatasnamakan Google.

Langkah Pencegahan untuk Pengguna Gmail dan Google Cloud

Sebagai langkah mitigasi, Google menyarankan pengguna untuk segera:

1. Melakukan Pemeriksaan Keamanan Google

Fitur ini membantu mendeteksi kerentanan dan memberikan rekomendasi pengamanan akun.

2. Mengaktifkan Program Perlindungan Lanjutan

Memberikan perlindungan ekstra dari file berbahaya dan membatasi akses aplikasi pihak ketiga yang tidak resmi.

3. Menggunakan Kunci Sandi (Passkey)

Alternatif yang lebih aman dibanding kata sandi biasa, serta lebih sulit untuk diretas.

4. Tetap Waspada terhadap Upaya Penipuan

Google tidak pernah meminta pengaturan ulang akun melalui email atau telepon. Waspadai siapa pun yang mengatasnamakan tim dukungan resmi.

Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya literasi keamanan digital, terutama di tengah meningkatnya frekuensi dan kompleksitas serangan siber.

Menjaga keamanan akun kini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

"Satu klik saja bisa membuka akses ke seluruh informasi pribadi Anda. Waspadalah, lindungi data Anda," tulis PC World.*

(di/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Google Luncurkan Fitur Baru di Docs, Kini Bisa Ubah Dokumen Menjadi Audio dengan Gemini AI
Google Finance Tambah Fitur AI, Pengguna Bisa Tanya Prediksi Pasar Secara Langsung
WhatsApp Luncurkan Fitur Canggih: Koreksi dan Parafrase Pesan dengan Teknologi AI
Asus Resmi Buka Akses Android 16 Beta untuk Tiga Perangkat, Ini Cara Daftarnya
Realme Pamerkan Ponsel dengan Baterai 15.000 mAh, Diklaim Pertama di Dunia
Bisakah Pajak Mengejar Masa Depan?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru