Cuma Rp2 Jutaan! 10 HP Ini Punya Spek Gahar Buat Gaming di 2026
JAKARTA Persaingan smartphone di kelas harga Rp2 jutaan semakin ketat pada 2026. Dengan anggaran terbatas, konsumen kini sudah bisa mend
SAINS DAN TEKNOLOGI
KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia mengambil langkah tegas terhadap platform media sosial global, TikTok dan Meta, atas dugaan keterlambatan penanganan konten hoaks dan tidak bermoral di platform masing-masing.
Menteri Komunikasi Malaysia, Fahmi Fadzil, dalam pernyataannya kepada kantor berita Bernama, menyebut TikTok dinilai lamban dalam merespons permintaan bantuan investigasi dari kepolisian, khususnya dalam kasus seorang pria yang mengaku ahli patologi dan menyebarkan informasi menyesatkan terkait kematian remaja populer di Malaysia.
"TikTok sangat lambat dalam memberikan informasi, sampai-sampai saya harus menelepon langsung CEO TikTok, Shou Zi Chew. Ini adalah tindak kejahatan, dan mereka bergerak terlalu lambat. Kita tidak bisa membiarkan sikap seperti itu," tegas Fahmi.
Fahmi menyampaikan bahwa manajemen TikTok telah dipanggil secara resmi dan dijadwalkan hadir di markas besar Kepolisian Malaysia, Bukit Aman, pada Kamis pekan ini, bersama Kepala Polisi Nasional dan Jaksa Agung.
Meta Juga Dipanggil
Tak hanya TikTok, Fahmi juga mengungkap bahwa perusahaan induk dari Facebook, WhatsApp, dan Instagram, yaitu Meta, juga akan dipanggil. Meta dituding lalai menekan penyebaran konten tidak bermoral, termasuk gambar-gambar yang mengandung unsur pedofilia.
"Kami melihat platform-platform ini tidak menanggapi masalah secara serius. Hukum Malaysia berlaku, dan mereka wajib mematuhinya. Setiap platform yang melanggar akan kami panggil," ujar Fahmi.
Lonjakan Konten Berbahaya Dorong Pemerintah Bertindak Tegas
Malaysia diketahui memperketat pengawasan terhadap media sosial dalam beberapa tahun terakhir. Ini menyusul lonjakan signifikan konten berbahaya yang mencakup:
Penipuan online dan perjudian daring
Pornografi anak
Perundungan siber
Isu sensitif terkait ras, agama, dan kerajaan
Fahmi menegaskan bahwa pemerintah tetap membuka ruang dialog dengan penyedia platform digital, namun sikap tegas akan terus diambil bila regulasi lokal tidak dihormati.
Hingga berita ini diturunkan, baik TikTok maupun Meta belum memberikan pernyataan resmi terkait pemanggilan oleh pemerintah Malaysia.*
(bs/j006)
JAKARTA Persaingan smartphone di kelas harga Rp2 jutaan semakin ketat pada 2026. Dengan anggaran terbatas, konsumen kini sudah bisa mend
SAINS DAN TEKNOLOGI
OlehM Nur Rianto Al Arif. SETIAP tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional, yaitu sebuah momentum yang pada pandangan pert
OPINI
JAKARTA Lafaz zikir Hasbunallah wanikmal wakil kembali ramai diperbincangkan di kalangan umat Islam karena diyakini memiliki banyak ke
AGAMA
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Bali pada Minggu, 3 Mei 2026. Secara umum,
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pad
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Minggu, 3 Mei 2026.
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Minggu, 3 Mei 2026. Se
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Aceh pada Minggu, 3 Mei 2026. Secara umum,
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Minggu, 3 Mei 2026. S
NASIONAL
DELI SERDANG Aksi protes tak biasa dilakukan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pantai Labu setelah membuang puluhan paket program Makan Bergiz
PERISTIWA