BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

MoU Terbaru Microsoft-OpenAI: Siap Luncurkan Teknologi AI Super Canggih?

Adelia Syafitri - Jumat, 12 September 2025 12:31 WIB
MoU Terbaru Microsoft-OpenAI: Siap Luncurkan Teknologi AI Super Canggih?
Ilustrasi. (foto: Microsoft)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Dua raksasa teknologi global, Microsoft dan OpenAI, resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal menuju fase terbaru dalam kemitraan strategis mereka.

Meski belum membeberkan detail isi perjanjian, kedua belah pihak menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan dan menyediakan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang aman, andal, dan bermanfaat bagi semua orang.

"OpenAI dan Microsoft telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang tidak mengikat untuk fase selanjutnya dari kemitraan kami. Kami sedang aktif berupaya menyelesaikan persyaratan kontrak dalam perjanjian definitif," tulis pernyataan bersama di situs resmi kedua perusahaan, Jumat (12/9).

Perjanjian ini akan menjadi pondasi bagi kolaborasi lanjutan yang mencakup berbagai aspek pengembangan dan komersialisasi teknologi AI.

Hingga saat ini, detail teknis mengenai pembagian teknologi, model bisnis, maupun pendapatan masih dalam proses penyelesaian kontrak final.

Dalam pernyataan tersebut, Microsoft dan OpenAI menegaskan kembali fokus mereka pada penyediaan teknologi AI yang aman serta bertanggung jawab.

Kolaborasi ini juga bertujuan memperluas akses terhadap teknologi mutakhir, sambil menjaga prinsip-prinsip etika dan keselamatan dalam penggunaannya.

Menurut laporan The New York Times, perjanjian baru ini kemungkinan besar mencakup revisi terhadap klausul penting dalam kontrak awal.

Salah satu perubahan signifikan adalah terkait akses Microsoft terhadap teknologi OpenAI, khususnya dalam skenario ketika organisasi riset tersebut dinilai telah mencapai tingkat Artificial General Intelligence (AGI), kecerdasan buatan yang setara dengan manusia.

Pada kontrak sebelumnya, AGI menjadi batasan distribusi teknologi kepada mitra komersial.

Masih dari sumber yang sama, OpenAI juga dikabarkan telah mengalokasikan saham senilai lebih dari USD 100 miliar (setara Rp1.639 triliun) kepada divisi nirlabanya.

Divisi ini akan terus bertindak sebagai pengawas utama organisasi dan berfungsi menjaga arah pengembangan AI agar tetap sesuai dengan misi awal OpenAI, yaitu menjadikan kecerdasan buatan aman dan dapat diakses oleh seluruh umat manusia.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru