JAKARTA — LinkedIn mengumumkan kebijakan baru yang memungkinkan penggunaan data publik pengguna, seperti profil dan unggahan, untuk melatih model kecerdasan buatan (AI) generatif milik mereka.
Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna, meskipun platform profesional milik Microsoft itu menegaskan bahwa pesan pribadi tidak akan ikut diproses.Dalam pernyataan resminya, LinkedIn menyebutkan bahwa data yang digunakan mencakup informasi dari profil pengguna serta konten publik yang dibagikan di platform.
Namun, data tersebut digunakan dengan dasar "kepentingan sah" dan tidak mencakup komunikasi bersifat privat."Data ini dapat mencakup detail dari profil Anda dan konten publik yang Anda posting di LinkedIn; namun tidak termasuk pesan pribadi," tulis LinkedIn dalam laman pusat bantuan resminya.
Berbeda dari beberapa platform lain, LinkedIn memberikan opsi bagi pengguna untuk keluar dari skema pelatihan AI ini. Pengguna dapat menonaktifkan penggunaan data mereka melalui menu pengaturan.