Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
JAKARTA – Pusat Riset Antariksa BRIN bekerja sama dengan International Astronomical Union (IAU) menggelar acara bertajuk "100 Jam Astronomi untuk Semua" sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi dan literasi sains di masyarakat.
Dalam acara tersebut, para ahli menyoroti pentingnya akses pendidikan astronomi yang inklusif dan menarik, khususnya di Indonesia.
Salah satu sesi diskusi yang menarik perhatian adalah "Adventures in Space: From Engaging Astronomy Lessons to Virtual Space Missions", yang dibawakan oleh Dwi Yoshafetri Yuna dari University of Melbourne.Baca Juga:
Dalam paparannya, Dwi mengungkap sejumlah tantangan serius dalam pengembangan astronomi di tanah air.
"Fasilitas observatorium kita masih sangat terbatas. Kurangnya infrastruktur ini menyulitkan pelajar untuk mengenal astronomi secara lebih mendalam," ujar Dwi, Sabtu (4/10/2025).
Lebih lanjut, Dwi menyoroti bahwa kurikulum astronomi di Indonesia belum merata. Masih banyak pelajar yang bahkan belum mengenal dasar-dasar ilmu ini.
Padahal, menurutnya, minat masyarakat terhadap astronomi terus tumbuh, meskipun tingkat literasi sains masih perlu ditingkatkan.
Menjawab tantangan tersebut, Dwi memperkenalkan pendekatan baru yang lebih interaktif, salah satunya melalui program SpectaStellar dan MisiLuarAngkasa.id.
Keduanya mengadopsi teknologi virtual reality (VR) untuk menciptakan pengalaman belajar astronomi yang imersif.
Dengan teknologi ini, masyarakat diajak merasakan sensasi menjadi bagian dari misi luar angkasa, seperti mengumpulkan sampel batuan dari permukaan Bulan, tanpa harus keluar rumah.
"Inilah saatnya menghadirkan astronomi dengan cara yang lebih menarik, mudah diakses, dan dekat dengan keseharian masyarakat," tegas Dwi.
Inisiatif ini disambut positif oleh Periset Pusat Riset Antariksa BRIN, Farahhati Mumtahana.
Ia menilai, pendekatan kreatif dalam mengemas ilmu astronomi akan mendorong rasa ingin tahu generasi muda dan memperkuat fondasi pendidikan sains nasional.
"Ke depannya, perluasan kolaborasi, aktivitas luar jaringan (luring), serta keterlibatan komunitas akan menjadi kunci untuk menjaga momentum ini. Astronomi seharusnya tidak hanya menjadi rasa penasaran, tetapi bagian penting dari budaya dan edukasi publik," kata Farahhati.
Melalui kegiatan seperti 100 Jam Astronomi, BRIN dan IAU berharap lebih banyak masyarakat, terutama generasi muda, dapat mengenal dan mencintai sains langit sebagai bagian dari kehidupan dan masa depan bangsa.*
(vo/a008)
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN