BREAKING NEWS
Kamis, 05 Maret 2026

Gibran Minta Guru dan Orang Tua Tak Tertinggal Adaptasi AI: Jangan Malu Upgrade Diri

Adam - Rabu, 04 Maret 2026 20:54 WIB
Gibran Minta Guru dan Orang Tua Tak Tertinggal Adaptasi AI: Jangan Malu Upgrade Diri
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat meninjau pelaksanaan Workshop AI Ready ASEAN bertajuk “Empowering Students for the Future: AI Literacy for a Digital ASEAN” di Kab. Bandung, Jawa Barat, Rabu, 4 Maret 2026. (foto: Dok. BPMI Setwapres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDUNG Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan penguasaan sains dan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Sejalan dengan visi tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya kesiapan seluruh elemen masyarakat menghadapi transformasi digital.

Pesan itu disampaikan Gibran saat meninjau pelaksanaan Workshop AI Ready ASEAN bertajuk "Empowering Students for the Future: AI Literacy for a Digital ASEAN" di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu, 4 Maret 2026.

Baca Juga:

Menurut Gibran, adaptasi terhadap perkembangan teknologi bukan hanya tanggung jawab generasi muda.

Guru dan orang tua, kata dia, juga harus meningkatkan kapasitas diri agar mampu membimbing anak-anak di tengah percepatan era digital.

"Orang tua murid, guru-guru juga jangan sampai ketinggalan. Jangan malu untuk meng-upgrade diri," ujar Gibran.

Ia menilai penguasaan AI dapat membuka akses terhadap informasi dan pengetahuan yang lebih luas.

Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan penguatan kemampuan berpikir kritis.

"Critical thinking tetap harus dinomorsatukan, berpikir komputasional juga harus dinomorsatukan," katanya.

Gibran menegaskan bahwa perkembangan teknologi, termasuk AI, merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari.

Karena itu, kehadirannya perlu dipandang sebagai instrumen strategis untuk mendukung berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik.

Ia mengingatkan agar pemanfaatan AI dilakukan secara bijak dan beretika.

Dengan demikian, generasi muda diharapkan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.

"Sekali lagi saya titip, ibu guru, bapak guru ini tidak boleh ketinggalan. Dan jangan malu untuk me-upgrade diri," ujar Gibran menutup arahannya.*


(di/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Mahyaruddin Hadiri Penutupan Tadarus Al-Qur’an Pengajian Al Hidayah Tanjungbalai
Hakim MK Kritik Standar Ganda Pemerintah: Token Listrik Tidak Bisa Hangus, Tapi Kuota Internet Bisa?
Pemko Medan dan DJP Sumut Perkuat Kolaborasi, Rico Waas: Teknologi Coretax Mudahkan Masyarakat Bayar dan Lapor Pajak Tepat Waktu
Inovasi Pertama di Indonesia! Pemko Medan Luncurkan Medan Rabu Walk-In Interview, Mempermudah Akses Pencari Kerja
Pemko Medan Ikuti KATALIS P2DD 2026, Perkuat Transformasi Digital Keuangan Daerah
SBY Ingatkan Risiko APBN Terguncang Akibat Perang AS–Israel vs Iran, Yakin Prabowo Siapkan Antisipasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru