BREAKING NEWS
Jumat, 23 Oktober 2026

iPhone Duo Tembus Rp76 Juta di Indonesia, Antrean Panjang Mengular meski Harga Selangit

Adelia Syafitri - Jumat, 23 Oktober 2026 09:57 WIB
iPhone Duo Tembus Rp76 Juta di Indonesia, Antrean Panjang Mengular meski Harga Selangit
iPhone Duo. (foto: Apple)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Apple Inc. menghadapi lonjakan permintaan terhadap ponsel lipat pertamanya, iPhone Duo.

Perangkat yang dibanderol mulai Rp 45,67 juta di Indonesia itu menarik minat konsumen di berbagai negara hingga memunculkan kembali antrean panjang di gerai resmi Apple.

Di pasar Amerika Serikat, iPhone Duo dijual mulai US$ 1.999 untuk varian penyimpanan 256 GB.

Baca Juga:

Sementara itu, model tertinggi dengan kapasitas 2 terabyte (TB) dibanderol US$ 3.199.

Di Indonesia, harga perangkat tersebut jauh lebih tinggi.

Berdasarkan informasi dari sejumlah Apple Premium Reseller (APR), seperti Hello Store dari Blibli dan Digimap dari PT Mitra Adiperkasa (MAP), harga iPhone Duo dimulai dari Rp 45.678.910 untuk varian 256 GB.

Adapun varian 2 TB dijual seharga Rp 75.999.000.

Tingginya harga tidak serta-merta menghilangkan minat konsumen.

Bloomberg News melaporkan, antrean kembali terlihat di sejumlah toko Apple ketika perangkat tersebut mulai dijual pada Jumat.

Sebagian pembeli datang langsung ke gerai karena tidak memperoleh jadwal pengiriman pada hari peluncuran.

Antrean panjang di depan toko Apple merupakan pemandangan yang sempat jarang terlihat dalam beberapa tahun terakhir.

Perkembangan sistem pemesanan daring, pengiriman ke rumah, serta layanan pengambilan barang di toko membuat konsumen tidak lagi harus mengantre untuk mendapatkan perangkat baru.

Namun, peluncuran iPhone Duo menunjukkan situasi berbeda.

Persediaan untuk pemesanan awal dilaporkan terbatas sehingga sebagian konsumen memilih datang langsung ke gerai untuk mencari stok yang masih tersedia.

Di toko utama Apple di Fifth Avenue, New York, antrean pembeli tanpa pemesanan awal dilaporkan mencapai lebih dari beberapa lusin orang pada Kamis sore.

Antrean serupa juga terlihat di sejumlah wilayah Asia dan Australia.

Situasi tersebut memperlihatkan besarnya perhatian konsumen terhadap perangkat lipat pertama Apple.

Sebelum peluncurannya, harga yang mencapai ribuan dolar sempat menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa besar permintaan pasar terhadap produk tersebut.

Kini, minat dari pembeli awal, penggemar Apple, dan konsumen ritel menjadi indikasi bahwa perangkat tersebut memiliki daya tarik tersendiri, meskipun dibanderol dengan harga premium.

Konsumen di Indonesia sudah dapat melakukan pemesanan melalui situs distributor resmi Apple.

Perangkat ini tersedia dalam pilihan warna Night Sky dan Star White.

Berikut daftar harga iPhone Duo di Indonesia berdasarkan kapasitas penyimpanan:

iPhone Duo 256 GB Rp 45.678.910
iPhone Duo 512 GB Rp 51.999.000
iPhone Duo 1 TB Rp 61.999.000
iPhone Duo 2 TB Rp 75.999.000

Perangkat ini dijadwalkan tersedia di Indonesia mulai 30 Oktober 2026.

Jadwal tersebut mengikuti informasi yang tercantum dalam materi peluncuran dan promosi produk di pasar Indonesia.

Sebagai perbandingan, harga iPhone Duo di Amerika Serikat dimulai dari US$ 1.999 untuk varian 256 GB dan mencapai US$ 3.199 untuk varian 2 TB.

Perbedaan harga antara Indonesia dan Amerika Serikat dapat dipengaruhi oleh pajak, biaya distribusi, serta kebijakan harga di masing-masing pasar.

iPhone Duo menjadi langkah baru Apple dalam persaingan ponsel layar lipat.

Perangkat ini menggabungkan desain lipat dengan ekosistem iPhone yang selama ini menjadi andalan perusahaan.

Dari sisi desain, iPhone Duo menggunakan rangka titanium dengan ketebalan 5,2 milimeter saat dibuka dan 11,3 milimeter ketika dilipat. Bobotnya mencapai 254 gram.

Apple membekali perangkat tersebut dengan layar utama Super Retina XDR OLED berukuran 7,6 inci dan layar luar 5,4 inci.

Kedua layar mendukung teknologi ProMotion dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz serta tingkat kecerahan puncak 3.000 nit.

Layar bagian dalam juga mendukung Apple Pencil USB-C yang dapat digunakan untuk mencatat, menggambar, dan menunjang pekerjaan.

Untuk performa, iPhone Duo menggunakan chip A20 Pro yang dilengkapi sistem pendingin vapor chamber.

Perangkat ini menjalankan iOS 27 yang dioptimalkan untuk layar lipat, termasuk kemampuan menjalankan aplikasi secara berdampingan.

Pada sektor kamera, Apple menyematkan dua kamera 48 megapiksel Fusion.

Sementara itu, sistem autentikasi menggunakan Touch ID pada tombol samping, bukan Face ID seperti yang digunakan pada iPhone 18 Pro Series.

Fitur lainnya mencakup baterai ganda, konektivitas 5G, Wi-Fi 7, dan pengisian daya MagSafe.

Kombinasi layar besar, kemampuan multitugas, dan dukungan aksesori menjadi bagian dari upaya Apple menghadirkan pengalaman penggunaan yang berbeda dibandingkan iPhone konvensional.

Di balik tingginya permintaan, Apple menghadapi tantangan untuk memenuhi pesanan konsumen.

Proses produksi iPhone Duo dilaporkan lebih rumit dibandingkan model iPhone biasa karena menggunakan engsel khusus dan teknologi layar baru.

Produksi perangkat ini juga masih terkonsentrasi di sejumlah fasilitas di Cina.

Kondisi tersebut membatasi fleksibilitas perusahaan dalam meningkatkan pasokan ketika permintaan melonjak.

Bloomberg News melaporkan, konsumen yang baru memesan melalui situs Apple ditawari jadwal pengiriman hingga akhir Januari.

Meski demikian, sebagian pembeli yang sebelumnya mendapatkan perkiraan pengiriman pada Januari dilaporkan memperoleh jadwal lebih cepat, yakni November atau Desember.

Penundaan tersebut menjadi salah satu periode tunggu terpanjang untuk produk baru Apple dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, Apple telah memperluas produksi sejumlah model iPhone lama ke negara lain, termasuk India, untuk membantu memenuhi kebutuhan pasar.

Namun, strategi tersebut belum tentu dapat langsung diterapkan pada iPhone Duo karena kerumitan komponen dan proses perakitannya.


iPhone merupakan produk yang menyumbang sekitar separuh pendapatan Apple.

Karena itu, peluncuran perangkat lipat ini memiliki arti penting bagi strategi bisnis perusahaan.

Berbeda dari peluncuran perangkat baru yang kurang mendapat sambutan, iPhone Duo memperlihatkan potensi permintaan yang kuat.

Produk ini juga menandai perubahan desain besar dalam sejarah iPhone yang telah berlangsung hampir dua dekade.

Apple memang bukan perusahaan pertama yang masuk ke pasar ponsel lipat.

Namun, perusahaan tersebut berupaya menarik konsumen melalui integrasi perangkat keras, perangkat lunak, dan ekosistem layanan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Di sisi lain, harga yang mencapai puluhan juta rupiah membuat iPhone Duo tetap berada di segmen premium.

Keberhasilan jangka panjangnya akan bergantung pada kemampuan Apple memenuhi pesanan, menjaga kualitas produk, dan mempertahankan minat konsumen setelah masa antusiasme peluncuran berakhir.

Apple dijadwalkan mengumumkan laporan keuangan kuartalannya pada 2 November.

Namun, laporan tersebut tidak akan mencerminkan penjualan iPhone Duo karena periode pelaporannya berakhir sekitar akhir September.

Dengan permintaan yang tinggi dan pasokan yang masih terbatas, iPhone Duo menjadi salah satu produk yang patut diperhatikan dalam perkembangan pasar ponsel pintar premium pada 2026.
* (vokm/ad)

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Saat Tepat Beli atau Sebaiknya Menunggu?
IHSG Dibuka Menguat, Langsung Berbalik Melemah! Saham BMRI, BBRI, dan TLKM Tertekan
Baterai HP Tembus 12.070 mAh! Honor WIN RT2 dan WIN Turbo2 Resmi Meluncur, Berapa Harganya?
IHSG Melemah Tajam Pagi Ini, Saham MORA, TPIA hingga CUAN Tertekan
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi! Saatnya Beli atau Tunggu?
Inspektorat Medan Perkuat Pengawasan Digital, 84 Peserta Ikuti Bimtek E-Audit Pengadaan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru