Acara bergengsi ini akan berlangsung pada 4–10 Agustus 2025 di Gedung Serba Guna Pemprov Sumut, Jalan Pancing, Kabupaten Deli Serdang.
Sebanyak 4.000 pesilat dari 70 negara dipastikan ambil bagian dalam kejuaraan ini.
Hingga saat ini, setidaknya sudah 20 negara dari kawasan ASEAN, Asia, Eropa, Amerika, Afrika, hingga Australia menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi.
"Antusias negara-negara peserta cukup besar. Ini kali ketiga kejuaraan digelar, dan baru pertama di luar Jakarta. Ini berkah bagi masyarakat Sumut," ujar Johny Marpaung, Ketua Panitia Pelaksana, Selasa (20/5/2025).
Menurut Johny, Sumut dipercaya menjadi tuan rumah setelah sukses menyelenggarakan cabang pencak silat dalam ajang PON 2024.
Selain sebagai ajang olahraga, kejuaraan ini juga akan dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya, pariwisata, dan memajukan UMKM Sumatera Utara.
"Di sela-sela pertandingan, peserta juga dijadwalkan mengunjungi destinasi wisata unggulan seperti Danau Toba. Ini momentum promosi budaya dan ekonomi lokal," tambahnya.
Panitia juga berharap kejuaraan akan dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Saat ini panitia tengah menjadwalkan audiensi dengan Gubernur Sumut Bobby Nasution serta pihak-pihak terkait untuk mendukung kelancaran acara.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov IPSI Sumut, Dahliana, menyebut kepercayaan ini merupakan suatu kehormatan besar.
Bahkan, IPSI Sumut belum pernah menjadi tuan rumah Kejurnas, namun kini dipercaya langsung menyelenggarakan kejuaraan berskala internasional.
"Ini luar biasa. Kita juga akan mempertandingkan kategori prestasi dan pelajar. Timnas Indonesia dijadwalkan tampil full team sebagai pemanasan menuju SEA Games Thailand 2025," jelas Dahliana yang juga menjabat Sekretaris Panitia.*
(d/a008)
Editor
: Adelia Syafitri
Sumut Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Pencak Silat Internasional Indonesia Open 2025, Dihadiri 4 Ribu Pesilat dari 70 Negara