Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
MEDAN– Kesultanan Deli menjadi salah satu simbol kebudayaan dan sejarah Melayu yang melekat kuat dalam denyut nadi Kota Medan.
Berdiri sejak abad ke-17, kerajaan ini tidak hanya mencatatkan warisan kekuasaan, tapi juga menjadi poros penting penyebaran Islam dan pusat peradaban di pesisir timur Sumatera.
Didirikan pada tahun 1632 oleh Tuanku Panglima Gocah Pahlawan, seorang panglima perang utusan Sultan Iskandar Muda dari Kesultanan Aceh, Kesultanan Deli berkembang sebagai kerajaan yang berdaulat dan berpengaruh.
Dalam buku Sejarah Kesultanan Deli dan Peradaban Masyarakatnya oleh Muhammad Takari, disebutkan bahwa nama resmi kerajaan ini adalah Kerajaan Al Mu'tasim Billah Deli, yang kemudian tumbuh menjadi pusat perdagangan dan pertanian, khususnya tembakau Deli yang melegenda.
Perjalanan Para Sultan Deli
Kepemimpinan Kesultanan Deli diwariskan dari generasi ke generasi, dimulai dari Tuanku Panglima Gocah Pahlawan hingga Sultan Mahmud Aria Lamanjiji Perkasa Alamsyah yang kini memegang tampuk adat.
Masing-masing sultan memberikan kontribusi besar, mulai dari pemindahan pusat pemerintahan, perluasan wilayah kekuasaan, hingga menjalin hubungan diplomatik dengan kerajaan tetangga dan pemerintah kolonial Belanda.
Salah satu masa keemasan tercatat pada era Sultan Ma'mun Al Rasyid Perkasa Alam (1873-1924), ketika ia mendirikan Istana Maimun dan Masjid Raya Al-Mashun di Medan.
Peninggalan tersebut kini menjadi ikon arsitektur sekaligus destinasi wisata religi dan sejarah yang ramai dikunjungi.
Peninggalan Abadi Kesultanan
Beberapa peninggalan Kesultanan Deli yang masih berdiri megah hingga kini antara lain:
- Istana Maimun, karya arsitek Italia Ferrari yang dibangun dengan dana 1 juta Gulden pada masa kolonial.
- Masjid Raya Al-Mashun, masjid megah dengan arsitektur khas Timur Tengah dan Eropa yang digunakan sejak 1909.
- Masjid Raya Al Osmani, masjid tertua di Medan yang dibangun pada 1854, kini menjadi cagar budaya penting.
- Taman Sri Deli, taman istana seluas hampir 15 ribu meter persegi yang menjadi ruang publik penuh nilai sejarah.
Peran Strategis dalam Perdagangan dan Diplomasi
Di masa kejayaannya, Kesultanan Deli memainkan peran vital dalam perekonomian melalui ekspor tembakau Deli yang menjadi komoditas premium dunia.
Kolaborasi dengan tokoh Belanda seperti J. Nienhuys membuka pintu investasi asing sekaligus memperluas jaringan perdagangan global.
Tak hanya di bidang ekonomi, dalam politik dan sosial, Kesultanan Deli berhasil membangun aliansi penting dengan Kerajaan Siak dan pemerintah Hindia Belanda.
Pendekatan diplomasi yang dijalankan oleh para sultan turut mengantarkan Deli menjadi simbol kemajuan dan inklusivitas budaya di Sumatera.
Meski sistem monarki tidak lagi berperan dalam pemerintahan formal, Kesultanan Deli tetap eksis sebagai lembaga adat dan budaya yang dihormati.
Sang Sultan kini, Mahmud Aria Lamanjiji Perkasa Alamsyah, meneruskan amanah leluhur menjaga marwah Melayu dan nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat modern.
Kesultanan Deli bukan sekadar catatan masa lalu. Ia adalah ruh budaya yang masih hidup, berdetak di tengah geliat modernitas Kota Medan.*
(d/a008)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN