BREAKING NEWS
Senin, 13 April 2026

Onang-Onang: Ratapan Cinta Ibu dalam Lantunan Bahagia Adat Mandailing

Abyadi Siregar - Sabtu, 26 Juli 2025 15:04 WIB
Onang-Onang: Ratapan Cinta Ibu dalam Lantunan Bahagia Adat Mandailing
ilustrasi onang-onang (foto: facebook sanggar laksemana melayu)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Jejak Perjuangan Orang Tua dalam Setiap Bait

Paronang-onang — pelantun Onang-onang — sering kali menciptakan lirik secara spontan, menyesuaikan dengan latar belakang hidup sang pengantin. Salah satu bait yang sering muncul menceritakan masa kehamilan:

"Sambilan bulan mada ho inang nadi kandungan i..."

Sembilan bulan mengandung, lalu membesarkan dengan segala daya, dan kini harus rela melepas.

Onang-onang menjadi bentuk paling manusiawi dari kisah pengorbanan — bukan dalam bentuk pidato formal, tetapi lewat suara yang jujur dan meresap.

Melodi yang Tak Megah, Tapi Menggetarkan

Musik Onang-onang jauh dari kompleks atau mewah. Ia dibangun dari melodi strofik yang terus berulang, dengan tempo lambat, seolah memberi ruang bagi pendengar untuk merenung.

Justru kesederhanaan ini yang menjadikannya kuat. Karena tanpa perlu aransemen rumit, ia mampu mengetuk pintu hati, membangun ruang intim di tengah keramaian pesta.

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru