BREAKING NEWS
Jumat, 20 Maret 2026

Wagub Bali Nyoman Giri Prasta Hadiri Upacara Pemelaspas: Rampungnya Pura Mas Pidada Jadi “Jembatan Emas” bagi Generasi Mendatang

Fira - Kamis, 29 Januari 2026 07:47 WIB
Wagub Bali Nyoman Giri Prasta Hadiri Upacara Pemelaspas: Rampungnya Pura Mas Pidada Jadi “Jembatan Emas” bagi Generasi Mendatang
Wagub Bali, Nyoman Giri Prasta, menghadiri persembahyangan serangkaian Upacara Pemelaspas Wangunan dan Pelinggih Pura Mas Pidada, Rabu (28/1/2026), di Pura Mas Pidada, Jalan Pidada, Buleleng. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BULELENG — Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, menghadiri sekaligus mengikuti persembahyangan serangkaian Upacara Pemelaspas Wangunan dan Pelinggih Pura Mas Pidada, Rabu (28/1/2026), di Pura Mas Pidada, Jalan Pidada, Kelurahan Banyuasri, Singaraja, Buleleng.

Kehadiran Wagub Bali dalam yadnya ini menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap penguatan spiritualitas, budaya, dan kearifan lokal yang hidup serta diwariskan turun-temurun oleh krama Bali.

Persembahyangan dilakukan bersama krama pengempon, krama pengemong, dan umat sedharma yang ikhlas ngayah serta menghaturkan bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Giri Prasta menyoroti pengorbanan krama dalam melaksanakan yadnya, mulai dari waktu, tenaga, biaya, hingga pembangunan fisik pura dan kelengkapan upacara.

Ia menegaskan, rampungnya pembangunan fisik Pura Mas Pidada merupakan "jembatan emas" bagi generasi mendatang, agar mereka dapat fokus pada pelestarian nilai spiritual dan budaya.


"Ke depan, saat pelaksanaan pujawali, dukungan pemerintah diharapkan agar krama cukup hadir untuk ngayah dan menghaturkan bhakti," kata Giri Prasta.

Ia juga menekankan agar kemajuan zaman tidak menggerus akar budaya Bali, termasuk menjaga gong sakral yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi.

Kelian Banjar Adat Banjar Tegal, Made Kastika, menjelaskan Pura Mas Pidada merupakan sungsungan jagat dan keturunan Gusti Ngurah Batu Lepang.

Dengan pengempon sekitar 100 orang, pura ini memiliki keunikan budaya asal Jawa, seperti kekidungan Dalem Solo, gamelan Kedencong, serta paduraksa dan Ida Sesuhunan yang khas.

Seluruh proses perbaikan dan pembangunan pura didukung oleh hibah Program Angelus Bhuana, yang disalurkan saat Nyoman Giri Prasta menjabat Bupati Badung.

Dukungan tersebut tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menjadi penguat semangat krama dalam menjaga warisan leluhur.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, jajaran adat, dinas, dan masyarakat setempat, menegaskan kebersamaan antara pemerintah dan krama Bali dalam merawat budaya, spiritualitas, dan jati diri.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Festival Lampung Kuliner 2026 Padukan Wisata Rasa dan Pelestarian Budaya, Hadirkan Kuda Kepang!
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Kamis 29 Januari 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
PHI Peringati Usia 10 Tahun, Capai Kinerja Positif di Bidang Produksi Migas, Lingkungan, dan Keselamatan Kerja
Kapolda Bali dan BPK RI Bali Jalin Kerja Sama Strategis, Tegaskan Pentingnya Transparansi Keuangan
Kapolsek Denpasar Barat Sambang Komunitas Ojek Online, Edukasi Keselamatan Berkendara
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Rabu 28 Januari 2026: Seluruh Wilayah Diguyur Hujan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru