Rico Waas Kukuhkan Mantan Pemain PSMS: Saatnya Legenda Bangkitkan Sepak Bola Medan
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bangsa yang kuat adalah bangsa yang menjaga kebudayaannya.
Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Tradisi Petang Belimau dan Meugang Puasa menjelang Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman, Kamis (12/2/2026).
Acara yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.Baca Juga:
Perhelatan budaya ini dimeriahkan tarian tradisional Melayu yang memukau, diiringi busana hitam-putih dan ikat kepala khas, menciptakan harmoni gerak yang melambangkan kegembiraan masyarakat menyambut bulan suci.
Ritual inti, Mandi Belimau, menjadi momen istimewa. Wali Kota tampil mengenakan pakaian adat Melayu lengkap dengan peci hitam, menyiramkan air rebusan limau ke kepala warga satu per satu.
Rico Waas mengajak masyarakat menjadikan tradisi ini bagian dari kehidupan sehari-hari, sebagai wujud menjaga warisan budaya yang berharga.
"Kalau kita mau kuat, intinya cuma satu: kebudayaan kita yang hidup ratusan tahun harus tetap ada di dunia modern ini," ujar Rico.
Ia menambahkan, masyarakat Medan harus percaya diri menampilkan identitas budaya Melayu yang sarat nilai sejarah dan spiritual, sebagaimana negara lain mempromosikan budaya mereka ke dunia.
Rico Waas juga menekankan bahwa keberagaman budaya di Medan merupakan kekayaan yang patut dibanggakan.
Meski bukan berlatar belakang Melayu, ia menekankan kecintaannya terhadap tradisi lokal melalui pakaian adat, pantun, dan kesenian tradisional.
"Kalau sudah cinta, itu akan menjadi kebiasaan," katanya disambut antusias hadirin.
Ia menilai kecintaan terhadap budaya menumbuhkan rasa saling menghargai antaretnis di Kota Medan, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga situs budaya bersejarah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Provinsi Sumatera Utara Sukronedi, Ketua MUI Medan H. Hasan Matsum, serta unsur Kerapatan Adat Diraja Kedatukan Sunggal Serbanyaman, termasuk Datin Ampunan Sunggal, Datuk Ihram, Datuk Juanda, Tengku Mohar Om Tatok, Tengku H. Zaidi, dan Sekda Wiriya Alrahman.
Pemko Medan berkomitmen terus mempopulerkan budaya lokal agar tetap hidup dan dikenal generasi muda, menjadikan kekayaan budaya sebagai kebanggaan nasional.*
(dh)
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memuji kemandirian dan kekuatan Aisyiyah Kota Medan saat menghadiri Milad ke109 sekaligu
POLITIK
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Partai Amanat Nasional PAN ikut mendorong lebih banyak progra
POLITIK
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI