Prabowo Promosikan MBG dan Sovereign Wealth Fund Danantara di Depan Pebisnis Amerika
WASHINGTON, D.C. Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah program prioritas pemerintahannya di hadapan pengusaha Amerika Serikat da
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) mengungkapkan kekhawatiran mengenai maraknya peredaran produk kosmetik ilegal di pasaran. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPOM RI, Rizka Andalusia, saat ditemui di Wellness Festival 2024, Jakarta Barat, Jumat (2/8/2024).
Rizka Andalusia menjelaskan bahwa produk kosmetik ilegal sering ditemukan dijual secara online. Dengan semakin berkembangnya perdagangan digital, BPOM mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih produk kecantikan.
“Perdagangan online telah membuat banyak produk kosmetik ilegal masuk ke pasar. Oleh karena itu, masyarakat perlu memeriksa dengan teliti sebelum membeli produk kosmetik,” ujar Rizka.
Untuk memastikan keamanan produk kosmetik, Rizka menganjurkan masyarakat untuk mematuhi jargon BPOM, yaitu “CEK KLIK”. Jargon ini merupakan panduan singkat untuk memeriksa keaslian dan keamanan produk kosmetik yang akan dibeli.
“Pertama, cek kemasan produk apakah dalam kondisi utuh dan tidak rusak. Kedua, cek label untuk memastikan tidak ada informasi yang mencurigakan atau tidak sesuai. Ketiga, pastikan produk memiliki izin edar yang sah. Terakhir, periksa tanggal kedaluwarsa untuk menghindari produk yang sudah melewati batas waktu,” jelas Rizka.
BPOM juga menekankan bahwa banyak kosmetik kedaluwarsa masih beredar di pasaran, sering kali dengan tanggal kedaluwarsa yang dimodifikasi. Hal ini menambah risiko bagi konsumen yang tidak teliti.
Selain itu, Rizka mengungkapkan bahwa BPOM telah aktif mengambil tindakan terhadap pelanggar, termasuk menghapus postingan iklan produk kosmetik ilegal dari platform online. “Kami bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk men-take down iklan kosmetik ilegal. Kami juga menindak iklan yang bombastis dan tidak mendapatkan persetujuan dari BPOM,” katanya.
Dalam upaya untuk melindungi masyarakat, BPOM telah menyetujui lebih dari 500.000 izin edar untuk produk kosmetik dalam empat tahun terakhir. Langkah ini diambil untuk memberikan lebih banyak pilihan produk kecantikan yang aman dan terpercaya kepada konsumen.
“Dalam empat tahun terakhir, BPOM telah menyetujui ratusan ribu izin edar kosmetik. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan produk yang beredar di pasaran memenuhi standar keamanan dan kualitas,” tutup Rizka.
Dengan langkah-langkah preventif dan pemantauan yang ketat, BPOM berharap masyarakat dapat terhindar dari risiko kesehatan akibat penggunaan kosmetik ilegal dan tidak terdaftar.
(N/014)
WASHINGTON, D.C. Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah program prioritas pemerintahannya di hadapan pengusaha Amerika Serikat da
NASIONAL
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang meresmikan Kantor Camat dan Puskesmas Pagar Merbau yang baru pada Rabu (18/2/2026), denga
PEMERINTAHAN
TAPANULI SELATAN, SUMATERA UTARA Kabupaten Tapanuli Selatan mencatatkan prestasi gemilang dalam pencegahan korupsi daerah. Berdasarkan r
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ahmad Sahroni resmi menjabat kembali sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, menggantikan Rusdi Masse yang berpindah dari NasDem
POLITIK
WASHINGTON DC Presiden Prabowo Subianto memamerkan capaian penghematan anggaran negara sebesar USD 18 miliar atau sekitar Rp303,1 triliu
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah menegaskan tidak memiliki rencana untuk mengembalikan UndangUndang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) ke versi la
POLITIK
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) mengalami kenaikan tipis pada perdagangan Kamis (19/2/2026). Berdasarkan laman resm
EKONOMI
BATUBARA Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku menggelar kegiatan gotong royong kebersih
NASIONAL
MEDAN Meski diguyur rintik hujan, jajaran Pemko Medan, TNI, dan Polri tetap semangat mengikuti apel gabungan pemantauan ketenteraman mas
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menjelang awal bulan suci, ucapan Marhaban Ya Ramadhan kerap terdengar di berbagai kesempatan, mulai dari percakapan keluarga,
AGAMA