Jaksa: Roy Suryo Bikin Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya dan Direndahkan Serendah-rendahnya
JAKARTA Jaksa penuntut umum mendakwa Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau Roy Suryo melakukan fitnah dan pencemaran n
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Menjelang awal bulan suci, ucapan "Marhaban Ya Ramadhan" kerap terdengar di berbagai kesempatan, mulai dari percakapan keluarga, ceramah keagamaan, hingga unggahan media sosial.
Namun, ucapan ini lebih dari sekadar sapaan; ia mengandung doa dan kegembiraan dalam menyambut bulan yang dimuliakan dalam Islam.
Secara bahasa, "marhaban" berasal dari bahasa Arab yang berarti selamat datang atau sambutan hangat, berakar dari kata rahb yang bermakna kelapangan atau keluasan. Kata "ya" merupakan kata seru, sedangkan "Ramadhan" adalah bulan kesembilan kalender Hijriah, bulan yang diwajibkan untuk berpuasa bagi umat Islam.Baca Juga:
Dengan demikian, Marhaban Ya Ramadhan secara harfiah berarti "Selamat datang, wahai Ramadhan".
Lebih dari sekadar terjemahan literal, ucapan ini mencerminkan rasa syukur dan kebahagiaan bertemu kembali dengan bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan.
Al-Qur'an menyebut Ramadhan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 185), menegaskan kemuliaannya. Menyambut Ramadhan dengan ucapan ini berarti siap memperbanyak amal, memperbaiki diri, dan mempererat hubungan dengan Allah SWT serta sesama manusia.
Di Indonesia, tradisi ini sudah menjadi bagian budaya.
Biasanya disertai permohonan maaf lahir dan batin, ucapan ini menjadi momen refleksi dan pembersihan hati sebelum berpuasa. Tradisi ini juga memperkuat nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan silaturahmi.
Marhaban Ya Ramadhan bukan sekadar kalimat pembuka bulan puasa, tetapi doa terselip dalam sapaan: semoga umat Muslim dipertemukan dengan keberkahan, dikuatkan dalam ibadah, dan kembali dalam keadaan lebih baik setelah Ramadhan.*
(k/dh)
JAKARTA Jaksa penuntut umum mendakwa Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau Roy Suryo melakukan fitnah dan pencemaran n
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau Roy Suryo menolak menempuh proses keadilan restoratif atau restorative j
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menemui ratusan warga yang berunjuk
EKONOMI
MEDAN DPRD Kota Medan menyoroti penurunan anggaran Dinas Kesehatan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau PAPBD Ko
KESEHATAN
MEDAN Komplotan penipu mencuri sepeda motor milik seorang pelajar berinisial MA, 14 tahun, di Kota Medan, Sumatera Utara. Pelaku menjala
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dewan Komisaris PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU) mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam program kerja sama replanting tan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Dr Sutio Jumagi Akhirno, SH, MH, menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Hukum Pro
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution serta kepala daerah dan Ketua DPRD kabupat
PEMERINTAHAN
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) belum menerima secara resmi salinan keputusan terkait upaya hukum banding yang diaj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berinisial DK, 26 tahun, menikahi kekasihnya, TR, di ruang besuk tahanan Polrestabes Medan, Selasa, 15 September 2026
HUKUM DAN KRIMINAL