MUI Ingatkan Masyarakat Tak Tergiur Haji Ilegal, Tegaskan Ibadah Harus Sesuai Aturan agar Sah dan Mabrur
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur melakukan ibadah haji melalui jalur ilegal atau tanpa
AGAMA
SUMUT -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sebagian wilayah Sumatera Utara. Peringatan ini menyoroti potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologis seperti banjir dan longsor di Lereng Timur dan Pegunungan Sumatera Utara.
Menurut informasi yang dirilis BMKG, wilayah Medan diprediksi akan mengalami cuaca berawan sepanjang siang hari, dengan kemungkinan hujan ringan di malam hari. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 24 hingga 34 derajat Celsius, menunjukkan variasi yang cukup signifikan dalam suhu udara sepanjang hari.
Situasi cuaca yang serupa juga diperkirakan terjadi di beberapa kota lainnya di Sumatera Utara. Di Binjai Kota, cuaca diperkirakan akan berawan pada siang hari dengan potensi hujan lebat pada malam hari. Sementara itu, Pematang Siantar dan Sidikalang juga dihadapkan pada cuaca berawan di siang hari, diikuti dengan hujan ringan saat malam tiba.
Meskipun demikian, di Tebing Tinggi cuaca diperkirakan cerah berawan pada malam hari setelah berawan sepanjang siang hari. Hal ini menunjukkan variasi kondisi cuaca yang berbeda-beda di sejumlah wilayah di Sumatera Utara, sesuai dengan prediksi BMKG.
Peringatan dari BMKG ini mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah pencegahan, terutama bagi yang tinggal atau bekerja di wilayah Lereng Timur dan Pegunungan Sumatera Utara. Langkah antisipasi seperti menjaga saluran air dan menghindari aktivitas di daerah rawan bencana sangat disarankan.
BMKG juga menekankan pentingnya untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui saluran resmi BMKG atau media yang terpercaya. Informasi terbaru dapat membantu masyarakat dalam mengambil keputusan yang tepat terkait keselamatan diri dan harta benda.
Kondisi cuaca ekstrem yang dapat berubah dengan cepat menunjukkan perlunya kewaspadaan ekstra dari semua pihak, tidak hanya untuk keselamatan pribadi namun juga untuk keamanan bersama dalam menghadapi dampak bencana alam yang mungkin timbul. Dengan demikian, upaya bersama dalam menjaga keselamatan di masa-masa seperti ini menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem di Sumatera Utara.
Dengan demikian, warga di Sumatera Utara diharapkan dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat dan mematuhi informasi dari BMKG untuk mengurangi risiko dampak dari cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda beberapa wilayah di provinsi ini.
(N/014)
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur melakukan ibadah haji melalui jalur ilegal atau tanpa
AGAMA
JAKARTA Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa program studi (prodi) di perg
PENDIDIKAN
GROBOGAN Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut antara minibus pengantar jemaah haji dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek
PERISTIWA
JAKARTA Kepolisian masih mendalami pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik rencana aksi anarkis dalam peringatan Hari Buruh
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU SELATAN Suasana haru dan khidmat mewarnai pelepasan 147 calon jemaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang
NASIONAL
JAKARTA Pakar pendidikan Prof. Susanto menilai keberadaan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda sebagai langkah penting dalam memperkuat sis
PENDIDIKAN
JONGGOL Warga di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dihebohkan dengan kemunculan awan berwarna menyerupai pelangi di langit pada Jumat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto
PENDIDIKAN
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat nasional terpantau beragam pada Sabtu (2/5/2026) pukul 10.00 WIB. Berdasarkan data Pu
EKONOMI
TANJUNGBALAI, 1 Mei 2026 Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, didampingi Ketua TPPKK Mashandayani Mahyaruddin, meresmikan Benayah
PEMERINTAHAN