BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Warga Protes BLT Tidak Tepat Sasaran, Diduga Keuchik Lebuk Naleng Tutup Rumah Warga Protes dengan Kawat Berduri

BITVonline.com - Minggu, 05 Mei 2024 03:10 WIB
Warga Protes BLT Tidak Tepat Sasaran, Diduga Keuchik Lebuk Naleng Tutup Rumah Warga Protes dengan Kawat Berduri
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Bireun – Pada hari Rabu, 01 Mei 2024, di Gampong Neubok Naleung, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireun , Aceh terjadi protes yang dilakukan oleh sejumlah warga, terutama kaum ibu, terhadap Pemerintah setempat. Protes ini menimbulkan permasalahan serius bagi beberapa keluarga di Gampong tersebut.

Salah satunya adalah keluarga bapak AAL (63) tahun, yang rumahnya kini terisolasi karena dipagari dengan kawat berduri dan kawat besi baja.

Pak All warga Gampong Neubok Naleung didampingi Kuasa Hukum Biman Munthe SH MH 

Diduga pemagaran ini dilakukan oleh ibu kandung Keuchik Gampong Neubok Naleung, yang memerintahkan orang lain untuk melaksanakannya.

Tanah yang dibeli oleh AAL lebih dari 20 tahun lalu dulunya merupakan milik orang tua NJ, ibu kandung dari Keuchik saat ini. Sebelumnya, telah ada perjanjian untuk memberikan akses jalan atau lorong kepada AAL, namun pemagaran ini membuatnya terisolasi.

Rumah warga terisolasi dipagari kawat besi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab

Kuasa Hukum AAL, Biman Munthe, SH, MH, bersama Cut Nurwalizaini, SH, MH, dan Ibrahim Fahmi, SH, dari Kantor Advokat RENCONG KEADILAN, mengecam tindakan tersebut. Mereka menyayangkan ketidakmampuan Pemerintah Gampong dalam menangani permasalahan ini dengan bijaksana, sambil menekankan bahwa tindakan pemagaran merupakan intimidasi yang tidak seharusnya terjadi.

Keuchik IF mengakui bahwa pemagaran ini berawal dari persoalan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang menyebabkan keluarganya tersinggung. Namun, Keuchik berjanji akan mencari solusi terkait masalah ini.

Pantauan di lapangan menunjukkan adanya pagar kawat berduri yang menutup seluruh pekarangan rumah AAL, mengakibatkan keluarga tersebut terisolasi dan tidak bisa keluar masuk dengan bebas.

Situasi ini menciptakan ketegangan di tengah masyarakat, dan langkah tegas akan diambil jika persoalan ini tidak segera diselesaikan.red

 

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru