Wagub Sumut Lantik 264 Pejabat Fungsional, Siap Hadirkan Inovasi Nyata untuk Masyarakat
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya melantik dan mengambil sumpah jabatan 264 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah
PEMERINTAHAN
Jakarta – Pendakwah kondang Gus Miftah, atau Miftah Maulana Habiburrahman, mengungkapkan pengalamannya yang cukup traumatis dengan es teh. Pernyataan ini disampaikan Gus Miftah dalam dakwah terbarunya yang mendapat perhatian publik. Gus Miftah sempat berhenti berdakwah setelah terlibat dalam kontroversi penghinaan terhadap pedagang es teh.
Kasus tersebut membuatnya mundur dari jabatan Staf Khusus Presiden dan memicu hujatan dari warganet yang mengungkit video kontroversialnya. Dalam dakwah yang digelar baru-baru ini, Gus Miftah tampak duduk di atas panggung yang dikelilingi oleh sejumlah orang berpeci. Meskipun mengawali pembicaraannya dengan nada datar, ia segera melontarkan candaan khasnya yang memicu tawa hadirin.
“Saya masih berat untuk kembali naik panggung,” kata Gus Miftah, mengawali pembicaraannya, dikutip dari media. Tak lama kemudian, ia mengungkapkan, “Tapi karena disuguhi kopi, ya saya berangkat. Insyaallah kalau kopi saya minum, kalau es teh saya trauma.”
Candaan tersebut menuai beragam reaksi dari publik. Beberapa menganggapnya sebagai humor ringan, namun ada juga yang mengaitkannya dengan kontroversi sebelumnya yang melibatkan penghinaan terhadap penjual es teh. Kasus tersebut, yang terjadi dalam sebuah pengajian di Magelang, Jawa Tengah, sempat membuat nama Gus Miftah menjadi sorotan tajam. Ia bahkan terlibat dalam perdebatan terkait pernyataannya yang dianggap tidak pantas untuk seorang tokoh agama.
Setelah video viral tersebut, Gus Miftah memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan pada 6 Desember 2024, meski ia menyatakan bahwa keputusan tersebut bukanlah akibat tekanan pihak manapun. Gus Miftah menjelaskan bahwa keputusan mundur tersebut merupakan bentuk rasa cinta dan hormatnya kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Keputusan ini saya ambil bukan karena ditekan oleh siapapun, bukan karena permintaan siapapun. Tetapi ini saya ambil karena rasa cinta hormat kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Gus Miftah dalam suasana emosional. Meskipun mundur dari posisi tersebut, Gus Miftah menegaskan bahwa langkahnya bukanlah akhir dari kiprahnya dalam pemerintahan Indonesia. Ia melihat keputusan ini sebagai langkah awal untuk terus berkontribusi kepada bangsa dan negara dengan cara yang lebih luas dan beragam.
(christie)
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya melantik dan mengambil sumpah jabatan 264 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tandatanda peluncuran Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A37 di Indonesia semakin kuat. Kedua smartphone kelas menengah ini telah mu
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali melemah pada Sabtu (14/3/2026). Berdasarkan data terbaru pukul 09.30 WIB, h
EKONOMI
JAKARTA Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mengecam keras aksi penyerangan terhadap Andrie Yunus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sholat taubat nasuha menjadi salah satu upaya utama umat Muslim untuk kembali ke jalan yang benar. Tak jarang, manusia terjerat
AGAMA
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka layanan aduan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan
NASIONAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerint
PEMERINTAHAN
LABUSEL Suasana Ramadhan yang hangat terasa di Masjid Raya AlIkhlas, Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kamis (12/3/2026
PEMERINTAHAN
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menghadiri kegiatan buka puasa bersama dengan tokoh masyarakat, to
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menerima audiensi Majelis Qosidah dan Ramadhan (Maqom) Kota Tanjungbalai beserta
PEMERINTAHAN