
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
Nasional
Batu Bara – Informasi mengenai penjualan bahan-bahan pabrik pembuatan belacan (fasifik) yang sudah lama tidak beroperasi dari desa Bandar Rahmat dengan harga mencapai ratusan juta rupiah telah menarik perhatian.
Namun, berita ini diimbangi dengan dugaan bahwa mobil bermuatan besi bekas dari pabrik tersebut, tanpa izin resmi, memasuki pelabuhan Tanjung Tiram di Kabupaten Batu Bara dengan kapasitas muatan yang melampaui batas yang ditentukan.
Foto istimewa : truck krem angkut besi di pelabuhan Tanjung TiramMenurut pantauan awak media pada Sabtu, 25 November 2023, mobil tersebut, diduga memiliki kapasitas muatan 20 ton, berdasarkan informasi mobil truk tidak meminta izin untuk masuk ke pelabuhan.
Baca Juga:
Edi, pengawas muatan besi dari pabrik Pacific, menyebut bahwa izin telah diminta kepada pihak Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). “Truck ini sudah minta izin kepada pihak KPLP, kalau Abang mau lebih jelas jumpakan Purba dan Frengki,” ucap Edi.
Mendapatkan informasi tersebut,awak media menghubungi pihak kplp ,namun, pihak KPLP Tanjung Tiram ,Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Tanjung Tiram membantah klaim tersebut. Iskandar, petugas penjaga pelabuhan, menyatakan bahwa mobil yang membawa besi tidak meminta izin kepada petugas.
Baca Juga:
“Mobil truck pengangkut besi tersebut tidak ada meminta izin kepada saya. Saya pun heran kenapa mereka tidak ada meminta izin dengan saya selaku petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Tanjung Tiram,” ucap Iskandar.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, pekerja abaikan keselamatan, tidak mematuhi standar operasional (SOP), dan mengancam pengunjung pelabuhan.para pekerja tidak mengindahkan keselamatan baik para pekerja maupun para pengunjung yang lagi santai mencari angin di pelabuhan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara Sumatra Utara.
Terlihat dalam foto dua orang wanita lagi santai duduk menikmati angin di pelabuhan, didekat mobil truck yang sedang memuat besi,alangkah bahaya nya ketika besi jatuh menimpah wanita tersebut, Siapa yang bertanggung jawab?!
Dilain sisi Ketua Pengurusan Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK FSPTI-KSPSI) Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara, Irwansyah Putra, menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja bongkar muat yang dinilainya tidak sesuai SOP.
Irwansyah mendesak pihak terkait untuk menghentikan bongkar muat yang dianggapnya melanggar SOP sebelum menimbulkan korban jiwa dan merugikan negara.red
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalJAKARTA Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait kondisi politik nasional terkini. Ia m
NasionalTAPSEL Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencuat ke publik. Seorang ayah, Adil Syahputra B
Hukum dan KriminalJAKARTA Dalam langkah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumla
NasionalJAKARTA Arus lalu lintas di kawasan Polda Metro Jaya, yang meliputi Jalan Gatot Soebroto hingga Sudirman, Jakarta Selatan, terpantau kemba
NasionalJAKARTA Meskipun fitur live dihentikan, pengguna TikTok masih dapat mengakses konten lainnya seperti video pendek yang tetap bisa diunggah
Sains & TeknologiCIKARANG Akhmad Munir, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan
NasionalJAKARTA Netizen yang mengunggah foto tersebut menyebut Eko sedang berkeliling membeli barang palsu di China menggunakan uang pajak rakyat
NasionalACEH UTARA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Korem 011/Lilawangsa untuk pertama kalin
NasionalJAKARTA Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa fraksinya menyetujui penghentian tunjangan anggota
Politik